Bupati Fauzi Luncurkan GEMAR, Dorong Peran Ayah dalam Pendidikan Anak

Pemerintahan76 views

KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kembali menegaskan kepemimpinannya yang progresif dan berorientasi masa depan. Di bawah komando Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, Pemkab Sumenep resmi meluncurkan kebijakan Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR) melalui Surat Edaran (SE) Nomor 43 Tahun 2025.

Kebijakan yang ditandatangani langsung Bupati Fauzi pada 13 Desember 2025 ini bukan sekadar program administratif, melainkan langkah visioner yang menempatkan ayah sebagai aktor utama dalam pendidikan dan pembentukan karakter anak.

SE tersebut ditujukan kepada seluruh unsur Forkopimda, DPRD, OPD, camat, kepala puskesmas, hingga seluruh satuan pendidikan dari PAUD hingga SMA sederajat, baik negeri maupun swasta di Kabupaten Sumenep.

Langkah berani ini sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata Pemkab Sumenep terhadap Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang dicanangkan pemerintah pusat melalui BKKBN, serta tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 14 Tahun 2025.

Baca Juga:  Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Bupati Fauzi Perkuat Pembangunan Berbasis Nilai Kebangsaan

Bupati Achmad Fauzi menegaskan bahwa kehadiran ayah saat pengambilan rapor bukanlah simbol seremonial, melainkan wujud tanggung jawab moral dan emosional dalam proses tumbuh kembang anak.

“Ayah tidak boleh hanya hadir sebagai pencari nafkah. Pendidikan dan masa depan anak membutuhkan keterlibatan ayah secara langsung, termasuk hadir di sekolah dan memahami perkembangan akademik maupun karakter anak,” tegasnya.

Melalui GEMAR, seluruh sekolah di Kabupaten Sumenep diimbau aktif mengundang ayah atau wali murid laki-laki dalam agenda pengambilan rapor.

Sekolah juga didorong mendokumentasikan kegiatan tersebut dalam bentuk foto, video, maupun testimoni, untuk kemudian disebarluaskan melalui media sosial dengan tagar resmi sebagai bagian dari kampanye nasional pengasuhan ayah.

Tidak berhenti di situ, Bupati Fauzi juga menunjukkan keteladanan kepemimpinan dengan memberi perhatian khusus kepada aparatur negara. Seluruh ASN laki-laki yang memiliki anak usia sekolah diimbau mengambil rapor anaknya secara langsung, dengan dukungan dispensasi keterlambatan kerja dari pimpinan OPD maupun instansi vertikal.

Baca Juga:  Pelayanan KB Sampang Tembus 147 Persen, Dinkes dan IBI Keliling Faskes

“Saya minta seluruh pimpinan OPD memberi ruang dan dispensasi bagi ASN yang menjalankan GEMAR. Ini investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia Sumenep,” ujarnya.

Untuk memastikan implementasi berjalan optimal dan terukur, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumenep ditunjuk sebagai penanggung jawab pelaporan serta penguatan regulasi, sekaligus penghubung dengan sistem pelaporan resmi BKKBN.

Kebijakan GEMAR semakin menegaskan komitmen Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo dalam membangun generasi emas Indonesia yang unggul, berdaya saing, serta tumbuh dalam lingkungan keluarga yang kuat, seimbang, dan penuh keteladanan.

“Gerakan ini bukan seremonial, tetapi perubahan budaya pengasuhan. Ayah harus hadir, peduli, dan menjadi teladan,” pungkas Bupati Fauzi. (ara/waw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *