Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Bupati Fauzi Perkuat Pembangunan Berbasis Nilai Kebangsaan

Pemerintahan36 views

KABAR MADURA | Hari Lahir Pancasila tidak hanya diperingati sebagai agenda seremonial tahunan. Di tangan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, momentum 1 Juni dimaknai sebagai energi untuk memperkuat pembangunan daerah melalui implementasi nyata nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat.

Gagasan tersebut dinilai sebagai langkah cerdas karena menempatkan Pancasila bukan sekadar hafalan lima sila, melainkan pedoman dalam menjalankan pemerintahan, pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi, hingga penguatan toleransi sosial di tengah masyarakat.

Selama memimpin Sumenep, Fauzi konsisten mengajak masyarakat menjadikan Pancasila sebagai landasan berpikir dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari. 

Menurut Fauzi, Pancasila merupakan jiwa pemersatu bangsa yang harus terus diaktualisasikan dalam berbagai sektor pembangunan. Nilai gotong royong, keadilan sosial, dan persatuan menjadi modal utama untuk mendorong kemajuan daerah sekaligus menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Sumenep.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep dan Baznas Salurkan Bantuan Rp30 Juta untuk Korban Kebakaran di Giligenting

Menurutnya, Pancasila sebagai fondasi pembangunan berbasis masyarakat. Berbagai program yang melibatkan partisipasi warga, pemberdayaan UMKM, penguatan sektor pariwisata, hingga kolaborasi dengan komunitas menjadi wujud nyata penerapan nilai-nilai Pancasila dalam pembangunan daerah.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

“Momentum Hari Lahir Pancasila harus menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah hanya bisa dicapai melalui kebersamaan dan gotong royong,” demikian semangat yang terus digaungkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dalam berbagai kesempatan.

Karena itu, Hari Lahir Pancasila tahun ini tidak hanya menjadi refleksi kebangsaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam membangun Kabupaten Sumenep. 

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Pastikan PPPK Aman, Tak Ada Pemutusan Kontrak Meski Ada Efisiensi Anggaran

Dengan menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai roh pembangunan, Bupati Fauzi menunjukkan bahwa ideologi bangsa dapat diterjemahkan menjadi program nyata yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. 

Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, gagasan menjadikan Pancasila sebagai gerakan pembangunan daerah merupakan ide cerdas yang relevan. Sebab, ketika nilai persatuan, gotong royong. Dan keadilan sosial benar-benar hidup dalam kehidupan masyarakat. 

“Maka cita-cita mewujudkan Sumenep yang maju, sejahtera, dan berdaya saing akan semakin mudah tercapai,” pungkasnya. (ara/waw)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *