2025, Perpusda Pamekasan Tidak Capai Target Kunjungan

Berita82 views

KABAR MADURA | Perpustakaan Daerah (Perpusda) M. Thabrani Pamekasan belum capai target kunjungan sepanjang tahun 2025. Dari target 10,21 persen kunjungan jumlah penduduk Pamekasan, hanya mampu dicapai 5,45 persen.

Kusairi, pustakawan Perpusda Pamekasan, mengakui bahwa realisasinya jauh dari target yang diharapkan, baik kunjungan langsung maupun melalui layanan website perpustakaan.

“Target 2025, 5,45 persen dari jumlah penduduk Pamekasan dan realisasinya di tahun 2025, 10,21 persen,” tutur Kusairi.

Minimnya kunjungan terjadi saat gedung perpustakaan tersebut dipindah ke Gedung Pemuda di Jalan Kabupaten, Pamekasan di tahun 2024 lalu. Saat itu, hanya terdapat 8.197 kunjungan.

Kendati tidak mencapai target, sepanjang 2025 ini, capaian pengunjung sekitar 14.000. Naik signifikan dibanding tahun sebelumnya. Kondisi tersebut terjadi setelah perpustakaan dipindah ke gedung yang baru dibangun.

“Waktu pindah di Gedung Pemuda tahun 2023, pengunjungnya 8.700. Tahun 2025 selama kita ada di sini peningkatannya cukup drastis. Artinya animo masyarakat terhadap dunia literasi semakin meningkat,” ujarnya kepada Kabar Madura, Kamis (8/1/2026)

Meski belum mencapai target, menurutnya, tren positif naiknya pengunjung karena fasilitas perpustakaan yang jauh lebih baik dari sebelumnya, sehingga pembaca merasa nyaman dan betah untuk mengkonsumsi bacaan. Sedangkan saat masih menempati Gedung Pemuda, konsep bangunannya terbuka, sehingga bising dan berdebu.

Upaya meningkatkan pengunjung sudah dilakukan dengan melakukan branding melalui media sosial dan menggandeng influencer, serta akan menambah koleksi buku yang lebih bervariatif.

Baca Juga:  RB Beberkan Kondisi Skuad Madura United Jelang Lawan Dewa United

“Sekarang segmentasinya adalah ke internet promosi digital. Kemudian kami menggaet influencer. Tahun ini akan menambah buku untuk berbagai kebutuhan tes potensi akademik,” ucap Kusairi.

Namun keterangan berbeda diungkap salah seorang pengunjung, Qurrotul Aini. Dia mengaku Perpusda Pamekasan seringkali sepi, hanya terdapat tiga atau empat orang pengunjung. Namun dia mengakui fasilitasnya cukup bagus, baik dari segi tempat maupun koleksi buku yang tersedia.

“Cuma hari ini agak ramai, biasanya kadang tiga orang atau empat orang. Kalau soal tempat enak karena lengkap, dan buku-bukunya banyak untuk dijadikan referensi saat mengerjakan tugas,” sebut Qurrotul Aini. (km95/waw)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *