Dinilai Tidak Representatif, Persepam dan Suporter Protes Venue 16 Besar Liga 4 Jatim

Olahraga, Headline1,818 views

KABAR MADURA | Manajemen Persepam Pamekasan dan Asosiasi Suporter Persepam Mania melakukan aksi di depan kantor PSSI Jawa Timur, Surabaya, Rabu (14/1/2026). Aksi itu buntut dari ketidakpuasan terhadap penunjukan Pasuruan sebagai venue pertandingan 16 Besar Liga 4 Jatim yang dinilai tidak representatif.

Manajer Persepam Pamekasan Abd. Razak mengatakan, PSSI Jatim sejatinya telah mengeluarkan standarisasi khusus terkait venue pertandingan. Beberapa di antaranya, lokasi pertandingan sedikitnya dua kali menjadi tuan rumah dan didukung sarpras yang memenuhi standar operasional keamanan liga.

Namun, menurutnya, kondisi stadion di Pasuruan dinilai belum memenuhi persyaratan tersebut. Sejumlah aspek krusial, seperti sistem pengamanan penonton dan fasilitas penerangan stadion, masih tidak ada.

“Kami ingin pertandingan di 16 besar ini memberikan tontonan yang bagus. Salah satunya melalui venue yang sesuai dengan standar,” jelasnya kepada Kabar Madura, Rabu (14/1/2026).

Baca Juga:  Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Terminal Bangkalan Tetap Lengang tanpa Lonjakan Penumpang

Kendati demikian, Razak menegaskan, pada prinsipnya, Persepam tidak mempermasalahkan lokasi pertandingan, selama venue yang ditunjuk memenuhi standar yang telah ditentukan.

JJS Kabar Madura

Dia juga menegaskan bahwa PSSI Jatim telah merespon dan menyatakan siap melakukan pemindahan venue untuk pertandingan babak 16 grup JJ. Namun, terkait stadion mana yang akan ditetapkan sebagai tuan rumah masih belum ditentukan secara spesifik.

“Sejatinya, semua klub menginginkan menjadi tuan rumah pertandingan, termasuk Persepam. Tapi prinsipnya, kami siap di mana saja bertanding, selama venue-nya sesuai dengan standar yang sudah berlaku,” tegasnya.

Baca Juga:  Persepam Rekrut 10 Pemain Baru Jelang Putaran Nasional Promosi Liga 3

Sementara itu, Staf Bidang Kompetisi PSSI Jatim, Arif Anton Sujarwo mengatakan, pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi terkait pelaksanaan pertandingan. Salah satunya dengan membuka opsi penjadwalan ulang laga serta penggunaan venue lain apabila stadion yang telah ditetapkan belum mengantongi izin resmi dari polres setempat. Hal itu dilakukan guna demi menjamin kelayakan dan keamanan penyelenggaraan.

“Apabila izin dari Polres Pasuruan belum diterbitkan, kami tidak ragu untuk menunda pertandingan dan mencari lapangan pengganti sesuai dengan standar,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Persepam tergabung di grup JJ bersama Persema Malang, Pasuruan United, dan UNESA FC. (nur/zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *