KABAR MADURA | Menghadapi puncak arus balik Lebaran 2026, aktivitas di Terminal Bangkalan terpantau berjalan normal tanpa lonjakan penumpang yang signifikan.
Berdasarkan pantauan Kabar Madura, Kamis (26/3/2026), suasana terminal terlihat relatif lengang. Hanya beberapa penumpang yang tampak menunggu kedatangan bus di area keberangkatan.
Kepala Satuan Tugas Terminal Bangkalan Rifa’i menyampaikan, jumlah penumpang pada arus balik tahun ini tidak mengalami peningkatan berarti. Bahkan, volumenya cenderung sama seperti hari-hari biasa.
“Dari data yang ada di kami jumlah penumpang masih relatif sama dengan hari normal, tidak ada peningkatan berarti,” ujarnya.
Rifa’i menjelaskan, penumpang yang berangkat didominasi oleh para perantau yang kembali ke kota tempat mereka bekerja usai mudik Lebaran. Dia menyebut, tujuan perjalanan mayoritas mengarah ke sejumlah kota besar, seperti Jakarta, Bandung, dan Bogor.
Meski secara umum jumlah penumpang stabil, Rifa’i mengakui terjadi penumpukan pada waktu tertentu, khususnya menjelang waktu Magrib. Hal itu dipicu oleh keterlambatan kedatangan bus akibat kemacetan di jalur Pamekasan menuju Bangkalan.
“Meski penumpangnya sama seperti hari biasa, saat sore hari bisa menumpuk karena bus telat datangnya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Rifa’i menambahkan, potensi peningkatan jumlah penumpang pada arus balik sebenarnya tetap ada. Namun, sebagian besar penumpang diketahui memilih naik bus dari wilayah lain, seperti Tanah Merah dan sekitarnya, sehingga tidak seluruhnya terpusat di Terminal Bangkalan. (fik/zul)





