KABAR MADURA | Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura terus memantapkan posisinya sebagai perguruan tinggi yang berpikir global tanpa meninggalkan akar budaya lokal. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program akademik dan nonakademik yang secara konsisten mengampanyekan budaya Madura ke kancah nasional hingga internasional.
Rektor UNIBA Madura, Prof. Rachmad Hidayat, menegaskan bahwa UNIBA tidak hanya berorientasi pada capaian akademik dan penguasaan ilmu pengetahuan global, tetapi juga menanamkan karakter kebudayaan sebagai fondasi utama dalam proses pendidikan.
“UNIBA Madura kami desain sebagai kampus berpikir global, tetapi berkarakter dan mengakar kuat pada budaya lokal. Budaya bukan sekadar identitas, melainkan kekuatan strategis yang harus diperkenalkan ke dunia internasional,” ujar Prof. Rachmad Hidayat.
Menurutnya, globalisasi tidak boleh membuat perguruan tinggi kehilangan jati diri. Justru, nilai-nilai lokal seperti budaya, kearifan tradisional, dan etos masyarakat Madura harus menjadi modal untuk bersaing di tingkat global.
“Mahasiswa UNIBA harus mampu berdialog dengan dunia, tetapi tetap membawa nilai Madura. Di situlah karakter kampus ini dibangun,” tegasnya.
Prof. Rachmad Hidayat menjelaskan, UNIBA Madura secara aktif mendorong sivitas akademika untuk terlibat dalam promosi budaya lokal melalui kegiatan riset, pengabdian masyarakat, kerja sama internasional, hingga forum-forum akademik lintas negara. Budaya Madura diperkenalkan sebagai bagian dari kekayaan intelektual dan sosial yang relevan dalam diskursus global.
“Kami ingin dunia mengenal Madura bukan hanya dari cerita, tetapi dari pemikiran, karya ilmiah, dan kontribusi nyata mahasiswa serta dosen UNIBA,” tambahnya.
Dia menilai, penguatan budaya lokal di lingkungan kampus juga menjadi strategi penting dalam membentuk lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan identitas kebangsaan yang kuat.
“Dengan visi ini, UNIBA Madura optimistis dapat melahirkan generasi intelektual muda yang berdaya saing global, berintegritas, serta mampu menjadi duta budaya Madura di panggung internasional,” pungkasnya. (ara/waw)





