KABAR MADURA | Tidak hanya melakukan reses di Desa Pangarangan, Kecamatan Kota Sumenep, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Madura XI, MH Said Abdullah, juga turun langsung ke Desa Giring, Kecamatan Manding, Sabtu (7/2/2026).
Dalam kegiatan serap aspirasi tersebut, politisi senior PDI Perjuangan itu kembali mendengarkan berbagai keluhan masyarakat. Sejumlah persoalan disampaikan warga, mulai dari akses jalan poros desa yang rusak, keterbatasan air bersih, hingga kebutuhan alat dan mesin pertanian (alsintan).
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu langsung memberikan respons sekaligus menawarkan solusi nyata. Dia menilai, persoalan infrastruktur dan kebutuhan dasar masyarakat tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah daerah semata.
“Tidak hanya di Sumenep, urusan jalan rusak, kekurangan air bersih juga terjadi di daerah lain. Ini perlu diseriusi oleh semua pihak. Karena kalau hanya bertumpu ke pemerintah daerah, tidak akan mampu karena keterbatasan anggaran di daerah,” jelasnya.
Sebagai bentuk kepedulian, Said Abdullah kemudian memberikan bantuan langsung sesuai dengan kebutuhan yang disampaikan masyarakat. Bantuan itu diharapkan dapat memberikan dampak nyata dan dirasakan langsung oleh warga.
Selain itu, anggota DPR RI yang telah memasuki periode kelima di Senayan itu juga memberikan perhatian khusus kepada madrasah diniyah (Madin) dan para guru Madin. Menurutnya, peran guru Madin sangat besar, namun sering kali luput dari perhatian.
“Kalau guru yang lain bisa PPPK, kenapa guru Madin tidak, seharusnya bisa. Karena peran guru Madin juga luar biasa,” ungkapnya.
Di sisi lain, Said Abdullah juga menginstruksikan agar bantuan segera disalurkan kepada warga Desa Karduluk yang terdampak musibah angin puting beliung. Ratusan rumah dilaporkan mengalami kerusakan akibat bencana tersebut.
“Kami minta supaya secepatnya memberikan bantuan kepada warga terdampak. Itu harus disegerakan,” ucapnya. (ong/zul)





