KABAR MADURA | Kondisi infrastruktur jalan di Bangkalan masih memprihatinkan. Hampir separuh ruas jalan kabupaten dilaporkan mengalami kerusakan. Hingga awal 2026, tingkat kerusakan jalan mencapai 49 persen dari total panjang jalan sekitar 721 kilometer.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bangkalan Rizal mengungkapkan, pada tahun ini pihaknya menargetkan perbaikan di 56 ruas jalan. Namun, perbaikan itu akan dilakukan secara bertahap dan proporsional, menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran.
“Sementara ini perbaikan dilakukan dengan tambal sulam untuk antisipasi lebaran. Tentu nanti yang 56 titik khusus peningkatan, dengan memberi konstruksi agregat atau MPA, kemudian di aspal hotmix dengan ketebalan 6 cm,” ujarnya, Jumat (6/2/2026).
Rizal menjelaskan, total anggaran perbaikan jalan pada tahun 2026 mencapai Rp138 miliar. Dana itu bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Rp101 miliar dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp37 miliar.
Meski anggaran terbilang besar, Rizal mengaku, target peningkatan jalan yang dapat direalisasikan masih terbatas. Dari total anggaran yang tersedia, peningkatan kualitas jalan hanya mampu menjangkau sekitar lima persen dari keseluruhan ruas jalan kabupaten.
Sementara untuk pengerjaannya, kata Rizal, direncanakan mulai berjalan pada Februari hingga Maret 2026.
Dia juga menegaskan, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya infrastruktur jalan, mendapat perhatian serius dari Bupati Bangkalan. Peningkatan kualitas jalan diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Urusan jalan ini memang mendapatkan atensi serius dari bupati,” tukasnya. (km95/zul)





