Suporter Tagih Kebangkitan Madura United

Olahraga, Headline179 views

KABAR MADURA | Tren negatif tanpa kemenangan dalam lima laga beruntun Madura United menjadi sorotan serius dari suporter. Rentetan hasil kurang memuaskan itu menimbulkan kekecewaan, terlebih setelah kehadiran pelatih baru, Carlos Parreira, yang diharapkan mampu membawa perubahan.

Anggota Aliansi Suporter Madura, Syawqi Hanan, menilai performa tim dalam beberapa pertandingan terakhir justru berbanding terbalik dengan ekspektasi besar usai pergantian pelatih. Lima laga tanpa kemenangan harus menjadi alarm bagi tim pelatih untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh.

Atas rentetan hasil buruk itu, Madura United berada di posisi 14 klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan 18 poin, hanya terpaut tiga poin dari Semen Padang yang berada di zona degradasi.

“Suporter tentu sangat kecewa dengan performa Madura United di beberapa laga terakhir, datangnya pelatih baru Carlos Parreira sampai saat ini masih belum mampu mengangkat performa Laskar Sape Kerrab,” ujarnya, Senin (9/2/2026).

Meski hasil belum memuaskan, kata Syawqi, performa Lulinha dan kawan-kawan pada laga terakhir sejatinya menunjukkan peningkatan. Namun demikian, penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah utama yang harus segera dibenahi oleh tim.

Selain persoalan ketajaman lini depan, Syawqi juga menyoroti banyaknya kartu merah yang diterima pemain Madura United. Dalam lima pertandingan terakhir, skuad Laskar Sape Kerrab tercatat sudah mengoleksi lima kartu merah.

“Kekurangan jumlah pemain di lapangan sangat jelas membuat Madura United lebih tertekan,” tambahnya.

Kendati tengah berada dalam tren buruk, Syawqi menegaskan, suporter akan tetap setia mendukung Madura United. Menurutnya, peran suporter sangat penting dalam menjaga stabilitas mental para pemain di tengah situasi sulit. Dia berharap, Madura United segera bangkit dan kembali ke jalur kemenangan.

“Kami berharap di laga away ke Solo pekan depan, minimal bisa mencuri satu poin,” jelasnya.

Baca Juga:  RB Beberkan Kondisi Skuad Madura United Jelang Lawan Dewa United

Sementara itu, Pelatih Madura United Carlos Parreira menilai, timnya sebenarnya sudah tampil baik pada pertandingan terakhir saat menghadapi Persijap Jepara. Namun, dia mengakui adanya satu kesalahan di lini pertahanan yang berujung pada kebobolan.

Pelatih berkebangsaan Brasil itu menyebut, fokus tim saat ini tertuju pada pemulihan kondisi pemain. Para pemain telah bekerja keras sepanjang pertandingan dan menguras banyak energi.

“Mereka benar-benar memberikan segalanya di lapangan, jadi mereka sangat kelelahan usai laga (kontra Persijap Jepara). Pertandingan itu bukan malam yang baik bagi kami,” ungkap Carlos.

Pada laga terakhir, Madura United mengalami kekalahan 0-1 atas Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (7/2/2026). Gol semata wayang ke gawang Laskar Sape Kerrab tercipta lewat gol bunuh diri Giovani Numberi. (nur/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *