Incar Promosi Liga 3, Persepam Pamekasan Bakal Tambah Pemain Baru

Olahraga187 views

KABAR MADURA | Persepam Pamekasan sukses menorehkan prestasi membanggakan dengan keluar sebagai juara Liga 4 PSSI Jatim 2025/2026. Gelar tersebut diraih setelah Laskar Ronggosukowati menaklukkan Pasuruan United dengan skor 6-4 melalui drama adu penalti pada partai final yang digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan, Minggu malam (15/2/2026).

Namun, capaian itu bukanlah akhir perjuangan. Adam Anis dan kawan-kawan masih harus melanjutkan langkah ke putaran nasional demi mengamankan tiket promosi ke Liga 3. Tantangan yang dihadapi pun dipastikan lebih berat.

Asisten pelatih Persepam Pamekasan Deddy Kurniawan mengungkapkan, atmosfer persaingan di tingkat nasional akan jauh berbeda dibandingkan kompetisi sebelumnya. Dia menyebut, timnya akan menghadapi lawan dengan karakter serta gaya bermain yang beragam dari berbagai provinsi. Sebab itu, tim pelatih mulai melakukan pemetaan kekuatan calon lawan sebagai bagian dari persiapan teknis.

Baca Juga:  Satu Slot Degradasi Tersisa, Prof AQ Motivasi Pemain Madura United

“Informasi awal, putaran nasional akan berlangsung April. Satu minggu ini kita libur latihan, karena awal puasa. Setelah itu kita mulai lagi, tapi lebih kepada taktikal dan kebugaran pemain, untuk fisik masih tidak terlalu,” terangnya, Rabu (18/2/2026).

Untuk meningkatkan daya saing, Persepam juga melakukan pembenahan skuad dengan memproyeksikan penambahan pemain di semua lini. Langkah ini untuk menambah kedalaman skuad sekaligus menciptakan kompetisi internal yang sehat antarpemain.

Deddy menambahkan, perekrutan pemain akan diprioritaskan bagi putra daerah. Selain sebagai bentuk komitmen terhadap pembinaan talenta lokal, kebijakan itu diharapkan mampu menjaga kekompakan serta membangun kemistri tim.

Deddy tetap optimistis, meski menyadari persaingan di level nasional akan lebih ketat. Dia menilai Persepam memiliki jam terbang yang lebih banyak dibanding sejumlah tim dari provinsi lain. Faktor itu diyakini berpengaruh pada mentalitas pemain, ditambah soliditas tim yang hingga kini tetap terjaga.

“Penambahan pemain ini dilakukan agar tidak ada perbedaan yang jauh antara skuad inti dan cadangan. Kami ingin setiap posisi punya pelapis yang sepadan dan kualitas tim tetap terjaga,” tutupnya. (nur/zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *