Satu Slot Degradasi Tersisa, Prof AQ Motivasi Pemain Madura United

Olahraga, Headline1,013 views

KABAR MADURA | Madura United berada di persimpangan krusial dalam lanjutan Super League 2025/2026. Hingga pekan ke-31, persaingan di zona bawah semakin memanas setelah PSBS Biak dan Semen Padang dipastikan terdegradasi. Kini, hanya tersisa satu slot degradasi dan Madura United menjadi salah satu tim yang belum sepenuhnya aman.

Laskar Sape Kerrab saat ini menempati posisi ke-15 klasemen sementara dengan koleksi 29 poin, hanya satu tingkat di atas zona merah. Situasi ini membuat setiap pertandingan tersisa menjadi sangat menentukan, termasuk laga terdekat menghadapi Bali United.

Duel penting itu akan berlangsung di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Selasa (5/5/2026). Kemenangan menjadi harga mati bagi Madura United jika ingin menjauh dari ancaman turun kasta.

Di tengah tekanan itu, Presiden Madura United Achsanul Qosasi memberikan suntikan motivasi kepada skuad Laskar Sape Kerrab. Dia menegaskan, tim harus tetap fokus pada usaha maksimal dan doa dalam menghadapi situasi sulit ini.

Baca Juga:  Postingan Presiden Madura United Sinyal Comeback Mendonca di Laga Lawan Bhayangkara FC?

“Saat ini kita hanya punya dua syarat: berusaha dan berdoa. Insya Allah, kita akan diberi jalan. Karena kita kuat, kita tidak sakit dan tidak menyakiti,” ujarnya, Minggu (3/5/2026).

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Prof. AQ, sapaan akrab Achsanul Qosasi, juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap, baik saat meraih hasil buruk maupun ketika mendapatkan kemenangan.

“Ketika kita kehilangan poin, kita tidak menyalahkan siapa pun. Ketika kita meraih poin, kita pun tidak merasa jumawa. Karena keduanya adalah fondasi dasar dalam sebuah kompetisi,” lanjutnya.

Baca Juga:  Madura United Berambisi Segera Keluar dari Zona Merah

Lebih jauh, Prof AQ menekankan, perjuangan Madura United bukan sekadar soal gengsi, melainkan bentuk dedikasi untuk masyarakat Madura.

“Sepak bola Madura ini bukan untuk gagah-gagahan. Semua yang kita lakukan adalah untuk Madura. Apa pun yang terjadi, saya akan tetap berdiri tegak untuk Madura. Semua pemain bisa datang dan pergi, tetapi klub ini akan tetap ada,” tegasnya.

Untuk itu, Prof. AQ mengajak seluruh elemen tim untuk bersatu dan berjuang demi menyelamatkan klub dari degradasi.

“Kali ini, kalian harus membantu Madura agar semuanya berjalan sebagaimana mestinya. Jaya dan bersatulah, Madura-ku,” pungkasnya. (nur/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *