Pemkab Bangkalan Gelar Mudik Gratis 17–18 Maret, Kadishub Ungkap Gunakan Dana Pribadi

Berita31 views

KABAR MADURA | Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Dinas Perhubungan (Dishub) Bangkalan menyiapkan layanan transportasi bus mudik gratis bagi para pemudik dari Surabaya ke Bangkalan.

Pendaftaran dapat dilakukan dengan dua cara, yakni secara langsung (offline) maupun daring (online). Pendaftaran offline dilayani di Kantor Dinas Perhubungan Bangkalan. Sementara pendaftaran online dapat dilakukan melalui tautan https://forms.gle/b8nNc9LFkUyNtJr86.

Terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon peserta. Pendaftar wajib memiliki KTP Bangkalan atau surat keterangan domisili. Jika membawa anggota keluarga, peserta juga diminta melampirkan Kartu Keluarga (KK). Selain itu, calon peserta harus mengisi formulir pendaftaran serta menentukan tujuan perjalanan yang akan dipilih.

Kepala Dishub Bangkalan Moch. Faisol mengatakan, program mudik gratis itu dipersiapkan untuk memfasilitasi warga asal Bangkalan yang ingin pulang kampung maupun melakukan perjalanan ke luar kota. Layanan ini melayani rute Terminal Bungurasih Surabaya-Bangkalan dan sebaliknya.

Baca Juga:  Misteri Pemilik Motor yang Ditinggal di Suramadu Terungkap, Ditemukan Mengambang di Kamal Bangkalan

“Iya, mudik gratis ini untuk orang Bangkalan yang ingin pulang ke sini atau orang Bangkalan yang ingin mudik ke luar kota, misalnya karena istrinya berasal dari daerah lain,” ujarnya, Senin (10/3/2026).

Berdasarkan rencana yang telah disiapkan, program mudik gratis akan dilaksanakan pada 17–18 Maret 2026. Dishub Bangkalan menyiapkan sebanyak 30 bus dengan kapasitas sekitar 30 penumpang per bus.

Adapun jadwal pemberangkatan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama berlangsung pada pukul 06.00 hingga 07.00 WIB dengan titik keberangkatan dari Kantor Dishub Bangkalan menuju Terminal Bungurasih. Selanjutnya, sesi kedua dilaksanakan pada pukul 09.30 hingga 11.00 WIB dengan rute perjalanan dari Terminal Bungurasih menuju sejumlah wilayah kecamatan di Bangkalan.

Faisol mengaku, program ini tetap dijalankan meskipun menghadapi keterbatasan anggaran. Bahkan, dia menyebut, mudik gratis ini tanpa anggaran bahan bakar maupun fee driver dari Pemkab Bangkalan, sehingga pembiayaannya harus merogoh kantong pribadinya.

Baca Juga:  Pelayanan KB Sampang Tembus 147 Persen, Dinkes dan IBI Keliling Faskes

Menurutnya, program mudik gratis tetap perlu dilaksanakan sebab dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam meringankan biaya perjalanan saat momentum mudik Lebaran.

Dia menambahkan, pemilihan rute Terminal Bungurasih Surabaya-Bangkalan dipilih karena merupakan jalur strategis sebagai pintu utama keluar-masuk masyarakat Bangkalan.

“Rute ini merupakan jalur utama lalu lalang masyarakat yang masuk maupun keluar Bangkalan. Harapannya, dengan adanya mudik gratis ini bisa meringankan biaya perjalanan mereka,” tuturnya.

Rute perjalanan dibagi menjadi tiga jalur. Rute pertama meliputi Kecamatan Tanah Merah, Kecamatan Galis, dan Kecamatan Blega. Rute kedua mencakup Kecamatan Arosbaya, Kecamatan Klampis, Kecamatan Sepuluh, serta Kecamatan Tanjung Bumi. Sedangkan rute ketiga melayani perjalanan menuju Kecamatan Bangkalan, Kecamatan Socah, dan Kecamatan Kamal. (fik/zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *