KABAR MADURA | Polres Bangkalan mengerahkan ratusan personel guna memastikan keamanan dan kelancaran rangkaian perayaan Hari Paskah 2026 di wilayah Kabupaten Bangkalan, Kamis (2/4/2026).
Humas Polres Bangkalan Ipda Agung Imtama menyampaikan, sebanyak 182 personel diterjunkan dalam operasi pengamanan sekaligus sterilisasi gereja yang berlangsung selama empat hari, mulai Kamis (2/4/2026) hingga Minggu (5/4/2026).
“Pengamanan yang akan kami lakukan melibatkan 182 personel yang disebar ke beberapa titik gereja,” ujarnya.
Langkah itu merupakan bentuk komitmen aparat kepolisian dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Nasrani yang menjalankan ibadah Paskah. Selain itu, upaya ini juga bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Berdasarkan data yang dihimpun Kabar Madura, pengamanan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan jadwal dan intensitas kegiatan ibadah di masing-masing gereja. Pada Kamis (2/4/2026), sebanyak 26 personel disiagakan untuk mengamankan dua lokasi gereja. Fokus pengamanan meliputi pengawasan area sekitar gereja serta pengaturan arus lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan jemaat.
Memasuki Jumat (3/4/2026), yang merupakan salah satu momen penting dalam rangkaian Paskah, jumlah personel yang diterjunkan meningkat signifikan menjadi 92 personel. Mereka disebar di 8 gereja yang menggelar ibadah secara bersamaan. Selain pengamanan terbuka, aparat juga melakukan pengawasan tertutup guna mendeteksi potensi gangguan sejak dini.
Pengamanan berlanjut pada Sabtu (4/4/2026) dengan melibatkan 38 personel di tiga gereja. Sementara pada puncak perayaan Minggu (5/4/2026), sebanyak 26 personel disiagakan untuk mengamankan dua gereja yang melaksanakan ibadah Paskah utama.
“Titik penjagaan sesuai dengan gereja yang mengadakan peringatan hari Paskah, penjagaan ini untuk memastikan jemaah tetap dapat menjalankan ibadah dengan tenang,” jelasnya.
Selain penjagaan, Polres Bangkalan juga melakukan sterilisasi di seluruh lokasi gereja sebelum pelaksanaan ibadah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak adanya benda mencurigakan maupun potensi ancaman yang dapat mengganggu jalannya kegiatan keagamaan.
Dengan pengamanan di 15 gereja selama empat hari, diharapkan perayaan Paskah di Bangkalan dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan berarti.
Polres Bangkalan juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga sikap toleransi serta saling menghormati antarumat beragama. Masyarakat diminta segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.
“Kami perayaan Hari Paskah tidak hanya berjalan khidmat bagi umat Nasrani, tetapi juga semakin memperkuat nilai kebersamaan dan kerukunan antarumat beragama di Bangkalan,” tukasnya. (fik/zul)





