RSUD Smart Pamekasan Raih Akreditasi B sebagai Lembaga Pelatihan Kesehatan

Kesehatan, Berita58 views

KABAR MADURA | Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan resmi memperoleh akreditasi B sebagai lembaga pelatihan di bidang kesehatan. Pencapaian itu tertuang dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Nomor HK 02.02/F/5516/2025.

Plt. Direktur RSUD Smart Pamekasan Syaiful Hidayat, melalui Bidang Pengembangan SDM Nurwiyono menyampaikan, raihan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

JJS Kabar Madura

Proses meraih akreditasi tersebut tidaklah singkat. Kata Nurwiyono, pihak rumah sakit harus menyiapkan berbagai aspek secara bertahap, mulai dari peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) hingga pemenuhan fasilitas penunjang.

Baca Juga:  Persiapan Matang, Laskar Sape Kerrab Optimistis Amankan Poin Kandang

“Kami mulai 2024 itu menstandarkan diri agar bisa melaksanakan pelatihan atau peningkatan kompetensi, mulai dari bimbingan lembaga yang sudah terakreditasi, termasuk menyiapkan fasilitas,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Menurutnya, upaya memperoleh akreditasi sebagai lembaga pelatihan dilatarbelakangi oleh kebutuhan peningkatan mutu layanan. Sebelumnya, pengembangan kompetensi SDM harus dilakukan di luar institusi. Kini, dengan status sebagai lembaga pelatihan terakreditasi, peningkatan kualitas SDM dapat dilakukan secara internal.

Dalam proses akreditasi, terdapat sejumlah aspek penilaian utama yang harus dipenuhi. Di antaranya adalah aspek administrasi dan manajemen, yang mencakup struktur organisasi, tata kelola lembaga, legalitas izin, hingga manajemen mutu. Selain itu, aspek pelayanan pelatihan juga menjadi perhatian, meliputi kurikulum, program pembelajaran, serta kesiapan SDM pengajar.

Baca Juga:  Rektor UIN Madura Nilai Setahun Kepemimpinan Bupati Pamekasan Mulai Akomodasi Peran Akademisi

“Tantangan kedepan jelas semakin banyak. Lembaga-lembaga kesehatan lain tentu berupaya menjadi lembaga penyelenggara diklat. Tentunya di sini rumah sakit harus meningkatkan diri juga, baik dari SDM, dan aspek lain,” tegasnya. (nur/zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *