Harga Plastik Melonjak, Pedagang Ikan Pamekasan Pilih Naikkan Harga Jual

Berita47 views

KABAR MADURA | Kenaikan harga kantong plastik dalam beberapa waktu terakhir mulai menimbulkan keresahan di kalangan pedagang, termasuk di Pamekasan. Lonjakan biaya ini dirasakan langsung oleh para pelaku usaha kecil, termasuk pedagang ikan yang harus memutar otak agar tetap bisa bertahan di tengah meningkatnya biaya operasional.

Salah seorang penjual ikan di Pamekasan, Miyati, mengaku tetap memilih menjaga kualitas dan kuantitas dagangannya meski tekanan biaya semakin besar. Berbeda dengan sebagian pedagang lain yang mengurangi takaran untuk menekan pengeluaran.

“Kalau saya tidak mengurangi timbangan. Kalau sekilo ya tetap sekilo. Tapi saya bilang ke pembeli, plastik sekarang naik, jadi harganya harus disesuaikan. Jika biasanya ikan cumi saya jual Rp60.000, sekarang saya naikkan jadi Rp65.000 atau Rp70.000,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Baca Juga:  Bongkar Industri Mercon Ilegal, Polres Pamekasan: 4 Pelaku Jadi DPO!

Menurutnya, kenaikan harga itu bukan semata untuk menambah keuntungan. Tambahan tersebut digunakan untuk menutup biaya plastik yang kini melonjak dari Rp2.500-Rp3.500 menjadi Rp6.000 per satuan. Selain itu, biaya operasional melaut yang harus ditanggung suaminya, seperti pembelian solar yang harganya tidak tetap, juga turut menjadi pertimbangan.

Hingga saat ini, penyebab kenaikan harga plastik di tingkat lokal masih belum dapat dipastikan. Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan, Abdurrahman Nahrul, mengaku belum mengetahui secara pasti faktor utama yang memicu kenaikan tersebut.

Baca Juga:  Sinergi Polri dan Kementan, Kapolres Pamekasan Pimpin Panen Jagung Serentak di Palengaan

Minimnya pabrik atau pengolahan plastik di Pamekasan menjadi salah satu kendala dalam menelusuri sumber kenaikan harga. Namun, Nahrul menduga bahwa fluktuasi harga minyak dunia sebagai bahan baku utama plastik turut memengaruhi kondisi ini, meski masih sebatas informasi dari berbagai sumber.

“Yang jelas, kenaikan ini terjadi secara merata, bukan hanya di sini,” tuturnya. (km96/zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *