KABAR MADURA | Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh Yuni Putri Utami, dosen Prodi Bahasa dan Kebudayaan Inggris Fakultas Bahasa Asing Universitas Bahaudin Mudhary atau UNIBA Madura.
Tidak hanya dikenal inovatif dalam dunia akademik, Yuni juga tercatat sebagai dosen yang konsisten berprestasi dengan capaian luar biasa: tiga kali lolos Program Penelitian Dosen Pemula (PDP).
Capaian tersebut menjadi bukti nyata kualitas, dedikasi, dan konsistensi Yuni dalam mengembangkan penelitian yang berdampak bagi dunia pendidikan. Pada tahun 2026 ini, dia kembali dipercaya sebagai penerima Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat BIMA dengan mengusung penelitian bertajuk pengembangan e-modul interdisipliner berbasis Project Based Learning (PjBL) pada Google Sites.
Penelitian yang diangkat Yuni dinilai sangat relevan dengan tantangan pendidikan di era digital. Dia menghadirkan e-modul yang tidak hanya memfasilitasi pembelajaran bahasa Inggris secara komprehensif, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk mengembangkan integrated skills, meliputi kemampuan membaca, menulis, berbicara, dan mendengar, dalam satu sistem pembelajaran terpadu.
“Alhamdulillah, ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berinovasi. Melalui e-modul berbasis Project Based Learning ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga dituntut aktif, kreatif, dan mampu berpikir kritis dalam menyelesaikan proyek nyata,” ujar Yuni Putri Utami.
Selain itu, pemanfaatan platform Google Sites dalam pengembangan e-modul memberikan kemudahan akses serta fleksibilitas belajar bagi mahasiswa. Pendekatan interdisipliner yang diterapkan juga memungkinkan mahasiswa mengaitkan pembelajaran bahasa dengan berbagai bidang ilmu lainnya secara lebih aplikatif.
Keberhasilan Yuni yang tiga kali lolos Program PDP menjadi catatan prestisius tersendiri di lingkungan UNIBA Madura. Hal ini menunjukkan bahwa ia bukan hanya produktif, tetapi juga memiliki kualitas riset yang diakui secara nasional.
Dia juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak terutama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNIBA Madura memberikan dukungan dan apresiasi tinggi atas capaian tersebut.
“Dan penelitian berkelanjutan ini diharapkan menjadi inovasi dan mampu menjadi role model dalam pengembangan pembelajaran berbasis teknologi yang adaptif terhadap kebutuhan zaman,” pungkasnya. (ara/waw)






