Kinerja Dishub Bangkalan Dinilai Lemah Tangani Kemacetan

Berita45 views

KABAR MADURA | Komisi I DPRD Bangkalan menyoroti kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) dalam menangani persoalan kemacetan yang hingga kini dinilai belum terselesaikan secara maksimal. Masalah klasik itu tidak hanya terjadi di wilayah perkotaan, tetapi juga meluas hingga tingkat kecamatan.

Sekretaris Komisi I DPRD Bangkalan Nur Hakim menegaskan, penanganan kemacetan tidak boleh hanya terfokus di pusat kota. Menurutnya, Dishub harus memperluas jangkauan hingga ke wilayah kecamatan yang kerap menjadi titik rawan kepadatan lalu lintas.

“Bangkalan ini merupakan wajah utama Madura dan menjadi jalur lintas menuju kabupaten lain di wilayah timur. Kalau kemacetan terus dibiarkan, tentu akan berdampak pada citra daerah,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Hakim menyoroti sejumlah titik kemacetan yang dipicu aktivitas pasar tumpah, seperti di Tanah Merah, Blega, Klampis, dan Galis. Di wilayah itu, kehadiran petugas Dishub dinilai masih minim.

Baca Juga:  Parkir Liar di Depan RSUD Syamrabu Picu Kemacetan, Dishub Akui Lahan Parkir Terbatas

“Di titik-titik itu jarang terlihat petugas turun langsung untuk mengurai kemacetan. Padahal itu sudah menjadi persoalan lama yang harus segera ditangani,” tegas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Dia juga mengingatkan agar Dishub tidak hanya bekerja di level administratif, tetapi benar-benar hadir di lapangan. Hakim menilai, dari sisi sumber daya manusia, Dishub tidak kekurangan personel.

“Tidak ada alasan kekurangan tenaga, karena pegawai di Dishub cukup banyak. Yang dibutuhkan sekarang adalah keseriusan untuk turun langsung ke lapangan,” imbuhnya.

Lebih jauh, dia menegaskan, evaluasi melalui Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tidak boleh sekadar menjadi formalitas. Hasil evaluasi tersebut, kata dia, harus ditindaklanjuti secara konkret.

Baca Juga:  Hindari Bus, Truk Fuso Bermuatan Mi Instan Tabrak Pohon di Pamekasan

“Evaluasi ini tidak main-main. Setelah ini, Dishub harus segera bergerak dan menunjukkan perbaikan nyata,” ungkapnya.

Menanggapi sorotan itu, Sekretaris Dishub Bangkalan Agus Suhartoyo mengakui bahwa memang masih ada sejumlah titik kemacetan yang membutuhkan perhatian serius, baik di wilayah kota maupun kecamatan.

Agus memastikan pihaknya akan segera menindaklanjuti hasil evaluasi tersebut dengan mengerahkan tim ke lapangan untuk melakukan pengaturan lalu lintas, terutama di area pasar tumpah.

“Kami mengamini adanya evaluasi tersebut. Ke depan, kami akan menurunkan tim untuk melakukan pengaturan agar kemacetan bisa diminimalisir,” ujarnya.

Dia juga berjanji bahwa Dishub akan meningkatkan pemantauan di titik-titik rawan kemacetan serta memperkuat kehadiran petugas di lapangan sebagai langkah konkret menjawab keluhan masyarakat. (fik/zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *