Parkir Liar di Depan RSUD Syamrabu Picu Kemacetan, Dishub Akui Lahan Parkir Terbatas

Berita22 views

KABAR MADURA | Arus lalu lintas di Jalan Pemuda Kaffa, tepatnya di depan RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu) Bangkalan, kerap mengalami kemacetan, terutama pada jam-jam ramai.

Ruas jalan yang menjadi jalur utama menuju Kota Bangkalan dan Surabaya itu sering tersendat. Selain dilalui truk-truk besar dari arah Surabaya maupun sebaliknya, sisi jalan juga dimanfaatkan sebagai tempat parkir kendaraan pengantar pasien maupun sopir yang menunggu penumpang.

Kondisi parkir di pinggir jalan ini turut mempersempit badan jalan dan menghambat arus lalu lintas. Situasi tersebut pun mendapat sorotan dari Anggota DPRD Bangkalan, Nur Hakim, yang mempertanyakan keseriusan penanganan kemacetan di lokasi tersebut.

Baca Juga:  Mayat Perempuan tanpa Identitas Ditemukan di Tambak Bangkalan, Diperkirakan Sudah Meninggal 12 Hari

“Sebelumnya sudah ditertibkan oleh pihak Dinas Perhubungan, namun parkir diruas jalan di depan RSUD Syamrabu masih ada,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).

Menanggapi hal itu, Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Bangkalan Agus Suhartoyo menjelaskan, parkir di bahu jalan terjadi karena kapasitas lahan parkir di area RSUD tidak mencukupi.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Pada hari-hari normal saja, kata Agus, jumlah kendaraan sudah melebihi kapasitas parkir yang tersedia. Kondisi itu diperparah dengan tingginya jumlah pengunjung, termasuk pasien yang datang dari luar Bangkalan.

Baca Juga:  Mahasiswa Bangkalan Desak DPRD Evaluasi Kinerja Pemkab

“Jumlah pengunjung banyak sehingga parkir penuh, sedangkan pasien yang datang ke RSUD bukan hanya dari Bangkalan, ada yang dari luar kota/kabupaten,” ungkapnya.

Menghadapi tingginya volume kendaraan, Agus menilai penertiban saja tidak cukup. Pihaknya berencana berkoordinasi dengan Satlantas Polres Bangkalan serta manajemen RSUD untuk mencari solusi bersama guna mengurai kemacetan.

“Melihat keadaan hari ini, memang tidak cukup hanya dengan penertiban, ke depan kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi bersama,” pungkasnya. (fik/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *