Lebih dari 300 SD di Bangkalan Rusak, hanya 23 Sekolah Berpeluang Direvitalisasi

KABAR MADURA | Dinas Pendidikan (Dispendik) Bangkalan mencatat sedikitnya lebih dari 300 sekolah dasar negeri (SDN) di wilayahnya mengalami kerusakan berat.

Di tengah kondisi tersebut, masyarakat mulai mempertanyakan kapan program revitalisasi sekolah akan dilaksanakan guna menunjang mutu pendidikan yang lebih baik.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD Dispendik Bangkalan, Ali Yusri Purwanto, mengatakan, pihaknya tidak dapat langsung memenuhi harapan masyarakat terkait perbaikan sekolah. Saat ini, pihaknya masih menunggu hasil dari usulan revitalisasi yang telah diajukan kepada pemerintah pusat.

“Yang diajukan 151 sekolah ke Mendikdasmen, hanya sementara belum ada informasi terkait sekolah mana yang mendapatkan perbaikan,” ujarnya, Senin (22/6/2026).

Yusri menjelaskan, jumlah sekolah yang diusulkan tidak mencakup seluruh sekolah yang mengalami kerusakan. Hal itu karena adanya pembatasan kuota pengusulan dari pemerintah pusat.

“Kuota yang bisa kami usulkan 151 sekolah, bukan yang rusak diusulkan semua, karena kami dibatasi untuk melakukan pengusulan yang hanya segitu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Yusri menyebut, tidak semua sekolah yang telah diusulkan otomatis akan mendapatkan bantuan revitalisasi. Dari total 151 sekolah yang diajukan, hanya sekitar 15 persen yang berpeluang memperoleh program tersebut.

“Jadi kalau 15 persen berarti sekitar 23 sampai 24 sekolah saja yang akan mendapat revitalisasi,” sebutnya.

Menurut Yusri, pembatasan kuota itu tidak terlepas dari kondisi fiskal negara yang sedang mengalami penurunan, sehingga berdampak pada alokasi anggaran dan jumlah pengusulan yang dapat dilakukan daerah.

Baca Juga:  Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo Komitmen Majukan Pendidikan, Dorong Sekolah Adaptif di Era Digital

“Semua yang berkaitan dengan anggaran pasti ada keterbatasan, dan kita ketahui bersama kondisi anggaran sedang tidak baik-baik saja,” tegasnya.

Sebab itu, dia meminta masyarakat bersabar sembari menunggu informasi lanjutan dari pemerintah pusat terkait sekolah-sekolah yang akan mendapatkan perbaikan.

“Untuk sekarang, kami tidak ditransfer lagi dari pusat, jadi tidak bisa langsung melakukan perbaikan kami juga sama-sama menunggu,” pungkasnya. (fik/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *