RSUD Smart Pamekasan Ingatkan Bahaya Bronkopneumonia pada Anak

KABAR MADURA | Batuk yang disertai sesak napas pada anak tidak boleh dianggap sebagai keluhan biasa. Kondisi tersebut justru dapat menjadi tanda bronkopneumonia, yakni infeksi yang menyebabkan peradangan pada paru-paru dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius apabila terlambat ditangani. 

Hal itu ditegaskan oleh Plt. Direktur RSUD Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan, dr. Syaiful Hidayat. Menurutnya, bronkopneumonia umumnya ditandai dengan batuk dan demam. Pada sejumlah kasus, anak juga mengalami sesak napas dengan disertai kondisi tubuh yang tampak lemas.

“Infeksi biasanya berawal dari tangan yang terkontaminasi kuman setelah menyentuh benda-benda kotor. Saat tangan menyentuh mulut atau kuman ikut terhirup, kuman masuk ke dalam tubuh,” ujarnya, Senin (29/6/2026). 

Baca Juga:  Isu Kenaikan BBM 2026 Resahkan Warga Pamekasan

Dokter spesialis paru itu mengungkapkan, infeksi kemudian dapat memicu peradangan pada kantung udara di paru-paru. Kondisi itu mengakibatkan proses penyaluran oksigen ke seluruh tubuh menjadi terganggu.

Pihaknya mengimbau, orang tua untuk lebih memperhatikan kebersihan lingkungan rumah sebagai salah satu upaya memutus rantai penyebaran kuman.

Selain menjaga kebersihan lingkungan, anak-anak juga perlu dibiasakan mencuci tangan menggunakan sabun secara rutin agar kuman tidak mudah masuk ke dalam tubuh.

“Jika tidak segera ditangani, terutama ketika peradangannya sudah berat, kondisi ini dapat memicu komplikasi serius hingga mengancam nyawa,” tukasnya. (nur/zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *