Ada Penyesuaian Menu dan Jam Distribusi, MBG di Pamekasan Tetap Berjalan Selama Ramadan

Berita, Headline88 views

KABAR MADURA | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pamekasan dipastikan tetap berjalan selama Ramadan. Dalam pelaksanaannya terdapat sejumlah penyesuaian teknis agar program tetap efektif tanpa mengganggu aktivitas belajar siswa.

Korwil Badan Gizi Nasional (BGN) Pamekasan Hariyanto Rahmansyah Tri Arif menjelaskan, distribusi MBG tetap dilakukan setiap hari kepada para siswa. Namun, penyalurannya dilaksanakan sebelum jam pulang sekolah. Sementara itu, menu yang dibagikan selama Ramadan berupa makanan kering.

Menurutnya, skema itu diterapkan agar program tetap berjalan tanpa mengganggu aktivitas belajar selama bulan puasa.

“Penyaluran tetap aktif seperti biasa, hanya saja teknisnya disesuaikan, mulai dari menu hingga waktu distribusi,” ujarnya, Jumat (20/2/206).

Baca Juga:  Tambang Ilegal Palengaan Disorot, DPRD hingga Aktivis: Oligarki Untung, Rakyat Tanggung Debu dan Jalan Hancur

Untuk kelompok sasaran ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B), distribusi dilakukan secara rapel, yakni untuk dua hingga tiga hari sekaligus. Mekanisme itu menyesuaikan ketentuan dari pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Pihaknya juga menekankan pentingnya pemanfaatan bahan pangan lokal dalam pelaksanaan MBG. Selain itu, pelibatan pelaku UMKM diharapkan dapat mendorong penguatan ekonomi daerah agar semakin bergerak.

“Alasan tetap aktif selama Ramadan, karena pemenuhan gizi harus tetap jalan setiap hari. Tidak boleh terputus,” jelasnya.

Baca Juga:  Pedagang Pasar 17 Agustus Pamekasan Tetap Dibiarkan Berjualan di Kios Darurat yang Rawan Ambruk

Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan (DP) Pamekasan Sahibuddin menegaskan, penyaluran MBG selama Ramadan harus mengacu pada aturan dari pemerintah pusat. Dia menilai, proses distribusi perlu dirancang dengan skema yang matang agar berjalan optimal.

Distribusi MBG selama Ramadan, tambahnya, juga harus diselaraskan dengan aktivitas pendidikan di sekolah. Sahib berharap, program ini dapat menjadi bagian dari penguatan kegiatan pembentukan karakter siswa selama bulan suci.

“Program ini harus menjadi peluang, agar kehadiran MBG bisa mendorong kegiatan pendidikan di sekolah-sekolah selama Ramadan,” ungkapnya. (nur/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *