KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terus berupaya meningkatkan ketersediaan air bersih bagi warganya. Salah satunya melalui program sistem penyediaan air minum (SPAM) yang tersebar di 13 kecamatan. Tahun 2024 lalu telah dibangun di ratusan titik.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Pamekasan Muharram menyampaikan, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi masyarakat, sehingga program SPAM terus diperluas jangkauannya setiap tahun.
Penyediaan SPAM diutamakan untuk daerah yang masuk pada wilayah kekeringan, sehingga mengatasi pemenuhan air bersih yang sebelumnya hanya bergantung pada sumber air yang sangat terbatas.
“Alhamdulillah untuk pekerjaan yang dirancang di 2024 sudah tuntas semua,” terangnya, Senin (6/1/2024).
Terdapat empat kategori dalam pembangunan SPAM, pertama adalah kategori peningkatan, terdapat dai 126 titik. Kategori kedua adalah pembangunan, terdapat di 63 titik. Kemudian kategori ketiga adalah optimalisasi, terdapat di 28 titik, dan keempat kategori perluasan di 18 titik.
“Kami berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga dan merawat fasilitas ini agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.
Untuk penentuan titik lokasi pembangunan tersebut sudah berasal dari usulan masyarakat dan aspirasi dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan. Namun, sebelum ditentukan titiknya, disurvei terlebih dahulu apakah sesuai prioritas pemenuhan ketersediaan air bersih. (rul/waw)





