KABAR MADURA | Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumenep mengklaim yang menjadi sasaran peredaran narkoba adalah generasi muda, khususnya para pelajar. Sehingga diperlukan pengawasan kolektif dari berbagai pihak, terutama orang tua.
Kepala BNNK Sumenep Bambang Sutrisno mengatakan, orang tua harus lebih memperketat lagi pengawasan terhadap pergaulan anaknya. Jangan sampai anaknya dibiarkan terjerumus pada pergaulan yang tidak sehat.
“Para pengedar tentu memiliki target dan wilayah tertentu untuk mengedarkan narkoba dan sejenisnya. Bahkan, mereka akan terus mencari korban untuk didorong memakai narkoba. Biasanya sasaran mereka yakni kaum pelajar,” kata Bambang kepada Kabar Madura, Senin (6/1/2025).
Menurutnya, generasi muda sangat mudah dipengaruhi untuk mengkonsumsi barang haram tersebut. Sehingga harus sama-sama menjaga. Jangan sampai anak-anak di Kota Keris ini sampai terbelenggu dengan penyalahgunaan narkoba.
Bambang menambahkan, apabila generasi muda sudah terjerumus ke barang haram ini tentu akan berdampak negatif bagi semuanya, baik bagi anak itu sendiri, keluarga, maupun lingkungan sekitar.
“Maka otomatis masa depan anak itu akan rusak, dan biasanya pelajar yang menggunakan narkoba itu dikarenakan pengaruh dari teman, termasuk teman bermain di lingkungannya sendiri, teman sekolah, serta teman-teman nongkrongnya,” imbuhnya.
Dia bercerita, pihaknya pernah menginterogasi pelajar yang tersandung penyalahgunaan narkoba. Awalnya yang bersangkutan tidak mengenal barang tersebut. Namun, kemudian disuruh dan dipaksa untuk menggunakan barang itu oleh temannya sendiri.
Maka dari itu, kata Bambang, pengawasan terhadap pergaulan anak ini perlu diperketat lagi. Karena kebanyakan pelajar yang menggunakan narkoba ini karena pengaruh temannya. Ada juga yang ingin hidup gaul.
”Saya pernah menangani anak di bawah umur, saya interogasi sendiri. Dia mengaku pakai narkoba karena dipaksa temannya,” pungkasnya. (ara/zul)





