Bawaslu Jatim Minta Masyarakat Memilih dengan Akal Sehat

Berita, News, Pilkada62 views

KABAR MADURA | Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumenep 2024 tinggal menghitung hari. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur mengingatkan agar masyarakat harus menggunakan akal sehat dalam menentukan pilihan.

Ketua Bawaslu Jatim A.Warits meminta agar masyarakat tidak terjerumus dalam neraka pemilihan. Artinya, rakyat tidak boleh terpenjara dengan janji-janji atau bahkan intimidasi dari beberapa pihak, untuk memilih paslon tertentu.

“Harus menggunakan prinsip, bagaimana menilai calon yang mampu menjadi pemimpin yang baik,” kata dia.

Dia juga meminta seluruh elemen masyarakat agar turut berpartisipasi dalam menciptakan demokrasi tanpa politik uang.

Mantan komisioner KPU Sumenep itu menjelaskan, seorang pemilih belum dapat dikatakan pemilih yang baik bila tidak menggunakan akal sehatnya dalam menentukan pilihan.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Artinya, mayoritas pemilih saat ini masih terpenjara dengan kecemasan, perasaan sungkan, takut atau bahkan money politic yang dilancarkan oleh oknum dari tim masing-masing pasangan calon (paslon).

Sehingga, menurutnya sudah menjadi tanggung jawab bagi Bawaslu Jatim untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, agar memilih calon pemimpin berdasarkan akal sehat.

“Karena tidak semua rakyat memiliki kemampuan untuk menggunakan akal sehat saat memilih. Banyak sebabnya, seperti relasi, kecemasan, sungkan, money politik dan lain-lain,” imbuhnya.

Sebab, dia mengatakan bahasa rakyat harus menjadi subjek yang berdaulat. Bukan terintimidasi oleh iming-iming politik yang dijanjikan.

Apalagi kontes pilkada, menjadi salah satu wadah agar ide dan gagasan dari masyarakat dapat ditampung oleh para paslon, sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan langkah membangun sebuah daerah ke depan.

Maka dari itu, dengan adanya sosialisasi tersebut, Bawaslu Jawa Timur berharap agar para peserta mampu melakukan kampanye penyegaran kepada keluarga dan orang terdekat agar selamat dari neraka pemilihan.

“Mari kita jaga bersama. Maka kawan-kawan sampai di rumah nanti agar melakukan kampanye penyegaran kepada keluarga, supaya selamat dari neraka pemilihan,” pungkasnya. (ara/waw)

 

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *