KABAR MADURA | Pasangan calon bupati Achmad Fauzi-Imam Hasim (Faham) terus memdapatkan dukungan, di antaranya masyarakat Desa Campaka Kecamatan Pasongsongan menggelar istigasah dan bersolawat untuk kemenangan petahana.
Kegiatan yang dihadiri berbagai tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan sejumlah tokoh lainnya berlangsung khidmat.
Selain itu, Srikandi Kecamatan pasongsongan juga melakukan deklarasi pemennagan Faham di acara tersebut. Kegiatannya itu juga dihadiri langsung oleh Cabup Achmad Fauzi Wongsojudo.
Pengasuh Ponpes Nurul Jamal Desa Campaka Kecamatan Pasongsongan, KH Ahmad Sayuti yang juga ikut hadir mengatakan, kegiatan FAHAM bersolawat menyapa umat ini sebagai bentuk dukungan kepada paslon nomor urut 02.
Sebab, masyarakat menilai paslon FAHAM ini lebih tepat memimpin Sumenep. Dikarenakan, sudah memiliki cukup pengalaman dalam memimpin. Untuk Achmad Fauzi Wongsojudo sudah pernah menjadi wakil bupati dan juga bupati. Sedangkan KH Imam Hasyim pernah menjadi Ketua DPRD Sumenep.
”Paslon FAHAM sudah pengalaman. Jadi kami lebih suka dan mantep kepada orang yang berpengalaman,” katanya.
Dia juga menyampaikan sosok Achmad Fauzi ini juga jelas soal keagamannya. Apalagi calon petahan ini menjadi bagian dari NU. “Artinya soal itu tidak perlu diragukan lagi,” tururnya.
Menurut dia, masyrakat tidak perlu mendengarkan kabar hoaks yang menjelek-jelekkan cabup Fauzi. Apalagi termakan isu yang meneybutkan jika Achmad Fauzi Wongsojudo ini seorang PKI.
”Jadi masyarakat tidak boleh gampang percaya terhadap isuk pki dan sebagainya,” imbuhnya.
KH Ahmad Sayuti menambahkan, selama menjadi bupati, program yang dikeluarkan oleh Achmad Fauzi Wongsjudo sudah jelas berpihak kepada rakyat. Bahkan, juga banyak membantu pembangunan masjid dan mushala. Serta berbagai bantuan lainnya yang memudahkan dan mensejahterakan masyarakat.
”Pak Fauzi ini sudah banyak program-program yang nyata ke masyarakat seperti insentif guru ngaji. Kemudian program UHC yang benar-benar sangat membantu masyarakat Sumenep. karena cukup dengan KTP dapat berobat dengan gratis,” imbuhnya. (ara/ong)





