KABAR MADURA | Blanko untuk mencetak Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sampang menipis.
Kepala Dispendukcapil Sampang Nor Alam mengatakan, sejak 10 Juni 2025, stok blanko menipis tersisa 200 keping.
Sehingga, dalam pelayanannya, pihaknya memprioritaskan pembuatan KTP baru dan bagi masyarakat yang emergency. Sementara untuk proses cetak ulang KTP yang hilang, untuk sementara dipending terlebih dahulu.
Kendati demikian, pihaknya mengakui telah mengajukan tambahan blangko kepada pemerintah provinsi dan pemerintahan pusat.
“Sepertinya hari Senin ini ada tambahan blangko dari provinsi sebanyak 500 keping, dan mudah mudahan semuanya pengajuan bisa di proses,” katanya, Minggu (15/6/2025).
Sementara pengajuan tambahan blanko ke pemerintah pusat, pihaknya mengajukan 10 ribu keping. Namun, biasanya jumlah yang diberikan cenderung tidak sesuai dengan pengajuan.
“Yang kita ajukan sebanyak 10 ribu. Tapi, ya begitu, kadang yang didisposisi hanya 2 ribu,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu warga asal Kecamatan Sampang yang enggan disebutkan namanya mengatakan, pihaknya kecewa karena hampir sepekan tidak bisa mencetak ulang KTP-nya yang hilang.
Menurutnya, kekurangan stok blangko harus diantisipasi lebih dini oleh Dispendukcapil.
“Saya mau mengurus SKCK dan melamar kerja, tetapi masih terkendala karena KTP saya hilang. Semoga saja bisa segera selesai,” ungkapnya. (km91/din)





