KABAR MADURA | Malam ke-25 Ramadan adalah bagian dari 10 hari terakhir bulan puasa. Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam beberapa dalil, 10 hari terakhir bulan Ramadan memiliki keutamaan atau fadilah yang cukup besar.
Berbagai macam ibadah sangat dianjurkan untuk dilaksanakan selama bulan Ramadan, utamanya dalam 10 hari terakhir bulan puasa.
Salah satu ibadah yang sangat dianjurkan adalah salat tarawih. Pada malam ke-25 Ramadan, ada keistimewaan tersendiri bagi yang melaksanakan salat tarawih dengan sungguh-sungguh.
Salat tarawih di malam ke-25 Ramadan ini tidak hanya sekadar ibadah sunah, namun juga memiliki dampak luar biasa bagi kehidupan setelah mati.
Pasalnya, keutamaan salat tarawih yang disebutkan dalam kitab Durratun Nashihin adalah Allah akan menghilangkan siksa kubur dari orang yang menjalankan salat tarawih.
Siksa kubur menjadi azab yang paling ditakuti oleh setiap Muslim. Melalui salat tarawih malam ke-25 Allah menjanjikan penghapusan atas siksa kubur tersebut.
Janji itu menjadi bukti kasih sayang Allah terhadap hamba-Nya yang taat.
Rasulullah SAW bersabda dalam Hadist Riwayat Muslim:
“Sesungguhnya sholat adalah cahaya, sedekah adalah bukti (iman), dan kesabaran adalah sinar.” (HR. Muslim)
Selain itu, amalan lain pada 10 hari terakhir bulan Ramadan adalah berdzikir, iktikaf, berdoa dan ragam ibadah lainnya. (nur)





