KABAR MADURA | Di tengah tekanan efisiensi anggaran yang dihadapi banyak daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menegaskan komitmennya untuk tetap memprioritaskan sektor pendidikan dan kesehatan.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengungkapkan, meskipun daerah sedang melakukan efisiensi anggaran untuk menyesuaikan dengan kondisi fiskal, sektor pendidikan dan kesehatan tidak akan mengalami pemangkasan.
“Pendidikan kita ke depan tetap menjadi fokus di situasi efisiensi ini. Jadi, ada dua yang tidak kita kurangi, pendidikan dan kesehatan. Nah, itu memang juga menjadi semangat dari pemerintah pusat,” ujarnya, Selasa (18/3/2025).
Sektor pendidikan saat ini menjadi salah satu fondasi utama pembangunan daerah. Dengan pendidikan yang berkualitas, Sumenep diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia yang unggul dan siap bersaing di era global.
“Pendidikan hari ini menjadi salah satu yang paling penting menurut kami,” tegasnya.
Kebijakan ini selaras dengan arahan pemerintah pusat yang juga menempatkan pendidikan dan kesehatan sebagai prioritas utama pembangunan nasional. Menurut Bupati Fauzi, langkah ini penting untuk menjaga kesinambungan pembangunan, terutama dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan berpendidikan sebagai modal dasar kemajuan daerah.
Politisi PDI Perjuangan itu mengajak seluruh pihak, baik instansi terkait, tenaga pendidik, tenaga kesehatan, maupun masyarakat, untuk bersama-sama mendukung upaya pemerintah dalam menjaga kualitas layanan pendidikan dan kesehatan.
“Kami ingin masyarakat Sumenep mendapatkan layanan pendidikan dan kesehatan terbaik. Meski ada efisiensi, kualitas dua sektor ini harus tetap terjaga bahkan meningkat,” pungkasnya. (ara/zul)





