SIMANTRA Diluncurkan, Bupati Sumenep Perkuat Disiplin ASN Berbasis Digital

KABAR MADURA | Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo meluncurkan Sistem Informasi Manajemen Terpadu Aparatur atau SIMANTRA. Inovasi digital tersebut dalam rangkamembangun birokrasi yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Selain itu menjadi langkah strategis Pemkab Sumenep untuk memperkuat disiplin ASN sekaligus mempercepat transformasi birokrasi berbasis teknologi.

Peluncuran SIMANTRA dilakukan dalam kegiatan Sosialisasi Implementasi Manajemen Talenta ASN di kantor Pemkab Sumenep, Senin (22/06/2026).

Kehadiran sistem tersebut menandai keseriusan pemerintah daerah dalam menghadirkan tata kelola kepegawaian yang lebih modern, objektif, dan berkeadilan.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa disiplin merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Karena itu, Pemkab Sumenep terus berinovasi menghadirkan sistem yang mampu memastikan seluruh ASN bekerja sesuai tugas dan tanggung jawabnya.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Menurut Fauzi, SIMANTRA bukan sekadar aplikasi digital, melainkan instrumen penting untuk membangun budaya kerja yang sehat, transparan, dan akuntabel.

Melalui sistem tersebut, seluruh data ASN, mulai dari kehadiran, kinerja hingga pengembangan karir, terintegrasi dalam satu platform yang mudah dipantau dan dievaluasi.

Baca Juga:  Realisasi Belanja Publikasi Gedung APHT Guluk-Guluk Tersendat Perbup

“Absen kalau memang masuk, ya benar-benar masuk. Harus ditegakkan sesuai aturan yang berlaku agar semua ASN mendapatkan keadilan yang sama,” tegas Fauzi.

Fauzi menekankan bahwa tidak boleh ada lagi perbedaan perlakuan antara ASN yang bekerja dengan penuh tanggung jawab dan mereka yang kurang disiplin. Pemerintah daerah ingin memastikan setiap penghargaan, promosi, maupun tunjangan diberikan berdasarkan kinerja yang nyata dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk keberpihakan kepada ASN yang selama ini telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

“Kalau memang tidak rajin dan tidak disiplin, tentu ada konsekuensi yang diberikan sesuai dengan aturan yang berlaku dalam tata kelola pemerintahan daerah,” ujarnya.

Selain menjadi alat pengawasan disiplin, SIMANTRA juga dirancang sebagai pusat data ASN yang terintegrasi guna mendukung pengambilan kebijakan kepegawaian secara lebih cepat, tepat, dan berbasis data.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari visi besar Bupati Fauzi dalam mempercepat digitalisasi birokrasi di Kabupaten Sumenep. Dengan karakteristik wilayah yang terdiri dari daratan dan kepulauan, menurutnya diperlukan ASN yang adaptif, inovatif, serta mampu memberikan pelayanan yang efektif kepada masyarakat.

Baca Juga:  Afirmasi Kedokteran dengan UTM Jadi Strategi Pemkab Sumenep Penuhi Kebutuhan Dokter Kepulauan

Tak hanya itu, Bupati Fauzi juga menaruh perhatian besar terhadap penerapan manajemen talenta ASN. Melalui sistem tersebut, pemerintah daerah berupaya menempatkan pegawai sesuai kompetensi, potensi, dan kinerja terbaik yang dimiliki sehingga roda pemerintahan dapat berjalan lebih optimal.

“Kita ingin memastikan the right man on the right place sehingga roda pemerintahan dapat berjalan lebih efektif dan efisien,” katanya.

Fauzi turut memberikan apresiasi kepada BKPSDM dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan SIMANTRA. Menurutnya, inovasi tersebut merupakan tonggak penting dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, modern, dan mampu menjawab tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis.

Implementasi SIMANTRA diyakini akan membawa perubahan positif bagi tata kelola pemerintahan di Kabupaten Sumenep. Namun demikian, keberhasilan sistem tersebut tidak hanya bergantung pada kecanggihan teknologi, melainkan juga komitmen seluruh ASN untuk menjalankannya secara konsisten dan bertanggung jawab.

“Saya berharap sosialisasi ini memberikan pemahaman yang komprehensif kepada seluruh peserta sehingga implementasi manajemen talenta ASN dan pemanfaatan SIMANTRA dapat berjalan dengan baik di setiap perangkat daerah,” pungkas Fauzi. (ara/waw)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *