KABAR MADURA | Kasus campak di Kabupaten Sumenep mencapai 2.321 kasus. Data tersebut yang terbaru hasil pendataan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep per Selasa (26/8/2025) pukul 16.00 WIB.
Sebagai upaya penanggulangan, pemerintah daerah menggencarkan program Outbreak Response Immunization (ORI).
Hingga hari ketiga pelaksanaan ORI, capaian vaksinasi sudah mencapai 4.850 anak di hari pertama dan 6.336 anak di hari kedua. Pada hari ketiga, yang berhasil diimunisasi mencapai 5.052 anak. Total keseluruhan yang sudah menerima vaksinasi kini mencapai 16.242 anak.
Target ORI di Sumenep adalah 95 persen dari total sasaran 73.969 anak, atau setara 70.271 anak.

Kepala Dinas Kesehatan Sumenep, dr. Elya Faradisa, menegaskan bahwa koordinasi dengan seluruh puskesmas terus diperkuat untuk mempercepat capaian vaksinasi.
“Alhamdulillah, dalam tiga hari ini capaian vaksinasi sudah melebihi target harian. Namun kami tetap mendorong agar target 95 persen segera tercapai demi memutus rantai penyebaran campak,” jelas dr. Elya.
Sementara itu, data Dinkes Sumenep juga mencatat sejumlah pasien masih menjalani perawatan. Di antaranya 12 pasien di RSUD dr. H. Moh. Anwar, 5 pasien di RSUD Sumekar, 20 pasien di RSI Kalianget, dan 24 pasien di puskesmas.
“Partisipasi orang tua sangat penting. Vaksinasi campak aman dan efektif untuk melindungi anak-anak dari penularan penyakit ini,” tambah dr. Elya. (ara/waw)





