PAMEKASAN-Jumlah calon jemaah haji (CJH) yang berangkat dari Pamekasan bertambah. Awalnya sebanyak 1.035 orang, namun dapat limpahan mutasi jemaah dari kabupaten lain menjadi 1.049 orang.
Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan Abdul Halim mengatakan, pelimpahan jemaah itu dilatarbelakangi perpindahan domisili dan pindah tempat kerja.
Bahkan perpindahan lokasi berangkat itu tidak hanya berasal dari wilayah Jawa Timur (Jatim), melainkan antarembarkasi, yakni dari embarkasi Jakarta ke embarkasi Surabaya.
“Jadi 1.049 itu sudah termasuk mutasi dari kabupaten lain dan antarembarkasi,” paparnya, Minggu (27/8/2025).
CJH yang berangkat dari Pamekasan bergabung dengan kabupaten lain dalam satu kloter. Terdapat lima kloter yang akan berangkat, yakni kloter 27, 28, 29, yang berangkat 9 Mei 2025. Lalu kloter 49 berangkat 15 Mei 2025, dan kloter 95 berangkat 28 Mei 2025.
Dari hasil pemeriksaan kesehatan, 1.049 CJH asal Pamekasan itu sudah dinyatakan istitha’ah atau mampu. Tetapi ada sebagian yang dinyatakan berisiko tinggi, sehingga diberikan penyuluhan khusus oleh Dinkes Pamekasan untuk tetap menjaga pantangan.
“Meski status istitha’ahnya sudah diperoleh, tapi tetap harus berhati-hati,” imbuh Halim. (rul/waw)





