KABAR MADURA |Meski penentuan kloter keberangkatan masih belum diputuskan, pemberangkatan calon jemaah haji (CJH) asal Pamekasan dipastikan masuk pada gelombang keberangkatan pertama.
“Gelombang pertama tetapi pada bagian akhir, namun secara teknis kaitannya dengan tanggal dan kloter berapa yang akan menjadi hak para CJH masih belum ditentukan,” kata Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan Mawardi, Senin (8/4/2025).
Alasan Mawardi, saat ini sedang berlangsung masa pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (bipih) bagi CJH cadangan dan CJH yang terjaring di pendamping lansia serta penggabungan mahram.
Keberangkatan gelombang pertama direncanakan 1 sampai 16 Mei 2025, yang akan turun langsung di Madinah. Sedangkan untuk gelombang dua akan mulai berangkat pada 17 Mei sampai 31 Mei 2025, dengan langsung mendarat di Jeddah.
Kemudian untuk pemulangan jemaah yang berangkat pada gelombang pertama akan dimulai pada 11 Juni 2025. Pemulangan jemaah yang masuk pada gelombang kedua dimulai sejak 26 Juni 2025.
Keberangkatan CJH yang berasal dari cadangan, penggabungan mahram, dan pendampingan lansia disatukan pada keberangkatan gelombang pertama.
Meski saat ini proses visanya belum selesai, tetapi dipastikan, apabila sudah waktunya berangkat, jamaah yang secara administrasi dan persyaratan lainnya sudah dilengkapi, tetap bisa menunaikan ibadah haji di tahun ini.
“Hampir seratus persen sudah melunasi untuk CJH yang berhak melunasi di tahap 2. Nanti pelunasan terakhir pada 14 April 2025,” imbuhnya. (rul/waw)





