KABAR MADURA | Ketua Komisi IV DPRD Sampang Mahfud sesalkan buruknya pelayanan kesehatan di Bumi Bahari. Hal itu diungkapkan Mahfud setelah viralnya pasien lansia yang dirujuk ke RS di Sampang menggunakan perahu kecil.
Mahfud menilai, kejadian tersebut merupakan salah satu potret buramnya sistem rujukan kesehatan di Sampang.
Seharusnya, kata Mahfud, layanan darurat sektor kesehatan tidak boleh menjadi objek efesiensi anggaran, karena taruhannya adalah nyawa manusia.
“Sebetulnya sudah kami tekankan berulang kali bahwa layanan yang sifatnya emergency tidak boleh terdampak efesiensi. Kami juga meminta, kalau mau diefisiensi silahkan pada program yang lain. Jangan menyasar nyawa manusia,” katanya, Senin (7/7/2025).
Mahfud juga mendesak Pemkab Sampang untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap masyarakat khususnya pada daerah kepulauan yang notabenya terkendala akses.
Selain itu, Mahfud juga berjanji akan memanggil Dinas Kesehatan Keluarga Berencana (Dinkes KB) guna mengevaluasi sistem kerja ambulans laut sebagai faktor penunjang respon cepat kebutuhan masyarakat.
“Pemerintah tidak boleh menutup mata, apa yang dialami oleh warga Pulau Mandangin menjadi daftar persoalan kesehatan bagi masyarakat di daerah terpencil. Jangan sampai menunggu viral dulu baru bergerak,” tegas Mahfud. (yan/din)





