Diskop UKM dan Naker Targetkan 20 Produk UMKM Masuk Toko Modern di 2025

News129 views

KABAR MADURA | Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Ketenagakerjaan (Diskop UKM dan Naker) Pamekasan menargetkan 20 produk olahan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang akan tembus di toko-toko modern pada tahun ini.

Diketahui, sejak 2024, sudah ada 10 produk UMKM yang telah masuk ke toko modern. Jumlah tersebut terbilang rendah, sebab di Pamekasan terdapat sekitar 75 produk olahan UMKM.

“Kita akan lakukan secara bertahap, karena memang sangat sulit untuk mendapatkan akses atau izin pemasaran di ritel modern saat ini. Oleh karena itu pelaku UMKM harus lebih kreatif,” kata Kepala Bidang (Kabid) Produktivitas Kerja Diskop UKM dan Naker Pamekasan Ika Yulia Rakhmawati, Selasa (25/3/2025).

Menurutnya, dari keseluruhan produk UMKM sudah pernah diusulkan, namun yang lolos kurasi penilaian hanya sekitar 12 produk. Dari jumlah tersebut, dua produk gagal mendapatkan barcode, sehingga hanya 10 yang berhasil dipajang di toko modern.

Ika menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan beberapa langkah strategis untuk mencapai target tahun ini. Langkah tersebut, di antaranya melalui pendampingan dan pembinaan bagi pelaku UMKM selama proses pengajuan ke toko modern, meningkatkan kualitas kemampuan pelaku UMKM melalui program pelatihan berbasis kompetensi.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

“Kami belum tahu apa penyebab gagalnya mendapatkan barcode itu. Tetapi yang jelas, kami akan terus fasilitas semua pelaku usaha UMKM untuk memajukan produk olahan mereka,” tambahnya. 

Selain karena ketatnya proses izin jual di toko modern, pihaknya mengklaim bahwa banyak pelaku usaha belum memenuhi standar produk yang dipersyaratkan, seperti sertifikasi halal, izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).

Kemudian persetujuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), rasa produk yang dikelola, desain kemasan yang sesuai standar pasar modern, serta beberapa syarat lainnya.

Ika berjanji akan terus mendorong peningkatan pemenuhan persyaratan administrasi sebelum masuk pada tahapan proses pengajuan ke pihak toko modern. “Kita akan tetap mengusahakan semua produk olahan UMKM masuk ke toko modern itu, sehingga mangsa pasarnya lebih luas,” pungkasnya. (km62/din)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *