Puluhan Mahasiswa STKIP PGRI Sumenep Tuntut Oknum Dosen Cabul Dipecat

Pendidikan, Berita135 views

KABAR MADURA | Puluhan mahasiswa STKIP PGRI Sumenep menggelar aksi di depan gerbang kampus,  Selasa (25/3/2025). Mereka menuntut ketegasan pihak STKIP PGRI Sumenep terhadap oknum dosen yang diduga terlibat dalam berbagai skandal tindak asusila. 

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STKIP PGRI Sumenep Hidayatullah menyampaikan, dosen itu belum terbukti secara hukum melakukan tindakan pencabulan terhadap mahasiswi. Namun, rekam jejaknya sudah menunjukkan bahwa dia tidak pantas menjadi seorang pendidik.

“Oknum dosen ini pernah digerebek saat berduaan dengan seorang perempuan di rumah kosong hingga akhirnya dinikahkan secara paksa,” ujar Dayat. 

Tidak hanya itu, kata Dayat, oknum dosen berinisial M itu diduga menjalin hubungan terlarang dengan seorang perempuan berinisial Y dari Kecamatan Dungkek. Pihaknya juga menyoroti dugaan tindakan asusila yang seringkali dilakukan oknum dosen itu di tempat umum. Ada rekaman video yang menunjukkan dosen tersebut berpelukan dengan perempuan yang bukan istrinya di area Tugu Keris, Kecamatan Pragaan.

Menurutnya, sudah terlalu banyak bukti dan saksi yang menunjukkan perilaku tidak bermoral oknum dosen tersebut. Namun, hingga kini, pihak STKIP PGRI Sumenep belum mengambil tindakan tegas.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

“Kasus ini bukan sekali dua kali terjadi. Kami tidak ingin kampus kami dipenuhi oknum yang mencoreng citra akademik dan merusak lingkungan pendidikan,” tegasnya.

Menanggapi tuntutan mahasiswa itu, Wakil Ketua III STKIP PGRI Sumenep M. Fauzi menyatakan, pihaknya akan mengambil langkah tegas dalam dua hari ke depan.

“Kami pastikan aspirasi mahasiswa akan segera ditindaklanjuti. Jika hingga hari Jumat pukul 09.00 WIB tidak ada keputusan dari pihak kampus, maka saya siap mengundurkan diri dari jabatan,” tuturnya.

Tuntutan ini menjadi ujian bagi kredibilitas STKIP PGRI Sumenep dalam menjaga integritas dan moralitas tenaga pengajarnya. Para mahasiswa berjanji akan terus mengawal kasus ini hingga kampus benar-benar mengambil keputusan yang adil dan berpihak pada nilai-nilai akademik yang bersih dari skandal dan pelanggaran etika. (ara/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *