KABAR MADURA | Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Sampang kembali mengalokasikan anggaran untuk pengembangan Pasar Hewan Aeng Sareh pada tahun ini. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp545.140.000, yang diperuntukkan untuk penambahan los dan pengurugan lahan pasar.
Berdasarkan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) dan laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Sampang, rincian anggaran tersebut terdiri dari pembangunan los senilai Rp348.409.200, pengurugan lahan Rp100.446.900, serta jasa konsultan perencana dan pengawasan sebesar Rp96 juta.
Namun, hingga saat ini pembangunan fisik belum tampak di lokasi. Kondisi tersebut memicu pertanyaan dari warga setempat. Salah satu warga Sampang Imron (34), meminta kejelasan dan transparansi mengenai proyek tersebut. Dia menilai, perlu ada sosialisasi terlebih dahulu kepada para pedagang dan masyarakat sekitar sebelum kegiatan pembangunan dimulai.
Imron juga meminta agar pelaksanaan pembangunan los dan penambahan urugan tersebut melibatkan warga sekitar, mulai dari pelaksana dan konsultan perencanaan serta pengawasan, diutamakan warga lokal. Namun faktanya, pelaksana pengurugan lahan itu dimenangkan CV. Maulana Jaya, perusahaan yang beralamat di Jalan Raya Robatal, Sampang.
“Saya meminta agar dalam pelaksanaan pembangunan dan pengurugan pasar Aeng Sareh ini mengutamakan keterlibatan warga lokal,” ujarnya.
Imron menyambut baik rencana pembangunan tersebut, mengingat kondisi pasar hewan Aeng Sareh saat ini dinilai masih jauh dari kata layak. Banyak area yang semrawut dan penuh genangan air.
“Penambahan los dan pengurugan di pasar Aeng Sareh ini pada dasarnya untuk meningkatkan sarana prasarana, maka harus memprioritaskan keterlibatan warga sekitar,” ungkapnya.
Sayangnya, hingga berita ini diterbitkan, Kepala Diskopindag Sampang Chairijah belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi melalui nomor kontak pribadinya belum mendapatkan respons. Begitu pula dengan Kabid Pasar Diskopindag Sampang Ach Subairi, yang juga belum memberikan jawaban. (sub/din)





