Ditemukan Satu Kasus Polio, Dinkes Pamekasan Akan Periksa 103.066 Anak

News148 views

KABAR MADURA | Setelah ditemukan satu anak menderita penyakit polio, Kabupaten Pamekasan mendapatkan status kejadian luar biasa (KLB) polio. Sebab itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan terus gencar melakukan imunisasi.

Kepala Bidang (Kabid) Layanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan Erlina mengatakan, kasus polio memang baru ada satu yang tetapkan, namun saat ini pemkab sudah mengambil sampel 30 anak sebagai bentuk intensifikasi pencegahan.

“Kami sudah melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, bahkan siaran keliling,” paparnya, Selasa (16/1/2023).

Dia menjelaskan, untuk pemeriksaan akan menyasar 103.066 anak yang berusia 0 hingga 7 tahun 11 bulan. Pemeriksaan ini akan dilakukan sebelum imunisasi polio diberikan. Apabila ditemukan indikasi polio, maka akan ada tindakan lanjutan.

Baca Juga:  Bupati Pamekasan Tetapkan Libur Guru 15 Hari dan Percepat Pengisian Kepala Puskesmas

Menurutnya,  30 anak di antaranya sudah diambil sampel darahnya untuk diperiksa lebih lanjut di laboratorium.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

“30 anak sehat yang diperiksa, sampai saat ini masih belum ada hasil,” ujarnya.

Salah satu pemicu anak terjangkit polio karena tidak diimunisasi dan status gizinya tidak baik. Sehingga apabila terkena virus, daya tahan tubuhnya tidak bisa melindungi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Kabar Madura, satu anak yang menderita polio teridentifikasi saat diperiksa di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Slamet Martodirdjo (SMart) Pamekasan pada Desember 2023. Baru kemudian pada Januari 2024 ini ditetapkan  KLB polio.

Baca Juga:  Dinkes Pamekasan Dalami Kematian Ibu Hamil Diduga akibat Pendarahan saat Persalinan

Pewarta: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Sule Sulaiman

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *