KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) terus mengevaluasi kinerja Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Pamekasan.
Hal itu dilakukan agar target penurunan stunting tercapai secara maksimal. Salah satunya rapat evaluasi dan koordinasi TPPS untuk capaian semester II, Selasa (3/12/2024), di Hotel Cahaya Berlian Pamekasan.
Kegiatan tersebut menghadirkan tim penggerak (TP) pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK), 21 puskesmas, para camat, serta stakeholder di lingkungan Pemkab Pamekasan.
Tujuan kegiatan tersebut untuk meningkatkan sinergi agar semakin maksimal dalam upaya dalam percepatan penurunan angka stunting.
Kepala DP3AP2KB Pamekasan Munapik menjelaskan, penurunan stunting masuk dalam program prioritas utama yang harus terus dimaksimalkan. Melalui rapat koordinasi dan evaluasi bersama seluruh stakeholder itu, lahir berbagai rekomendasi untuk menjadi referensi penanganan penurunan angka stunting di tahun 2025.
“Jadi berbagai tantangan dan kendala dapat diinventarisasi dalam pelaksanaan program selama 2024, tentu nanti akan ada perbaikan, dimana program penurunan stunting akan terus dilakukan,” ungkapnya, Selasa (3/12/2024).
Diakuinya, untuk mencapai hasil yang maksimal dalam penurunan angka stunting, maka diperlukan kolaborasi dari semua pihak, termasuk gayung bersambut dari masyarakat atas program yang sudah dirancang oleh pemerintah.
Dia berharap semua pihak bisa bergerak cepat dan terkoordinasi dengan baik untuk mengurangi angka stunting, supaya bisa bekerja bersama-sama dengan sinergi yang kuat. Karena dampak stunting sangat luas bagi kualitas SDM di masa depan.
Selain itu, dalam rapat evaluasi tersebut, para peserta juga membahas berbagai langkah strategis yang perlu diambil untuk lebih mengoptimalkan penurunan stunting, sebab pihaknya memiliki komitmen dapat mencapai target penurunan stunting yang telah ditetapkan.
“Jadi memastikan sinergi antar pihak yang terlibat dalam penurunan stunting, baik OPD maupun mitra pemangku kebijakan lainnya, mudah-mudahan ke depan sinerginya semakin baik,” urainya. (rul/pin)





