KABAR MADURA | Rehabilitasi drainase tahun ini hanya dua paket, yakni drainase yang di Jalan Kesehatan, Kelurahan Barurambat Kota dan Jalan Sersan Mesrul, Kelurahan Gladak Anyar, Kecamatan Pamekasan. Namun, hingga memasuki triwulan keempat 2024, proses pengerjaan rehab masih di bawah 50 persen.
Pengembangan Sistem Drainase Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pamekasan Khairil Anwar mengatakan, progres pengerjaan dua paket rehab itu masih 20 persen. Sementara target selesai pengerjaannya diproyeksikan awal Desember.
“Semua paket drainase tahun ini ada 14 paket. 11 paket pembangunan drainase, dua paket khusus rehab. Sementara satu paket masih menunggu pengesahan P-APBD. Jadi yang sudah berkontrak 13 paket,” tuturnya kepada Kabar Madura, Senin (7/10/2024).
Khairil menyebut, minimnya progres pengerjaan itu lantaran awal pelaksanaan pengerjaan dilakukan September lalu. Sehingga, saat ini masih ada beberapa pengerjaan yang belum selesai, seperti pemasangan trotoar dan lainnya.
Kedua paket rehab drainase itu masing-masing anggarannya dialokasikan Rp180 juta. Meski capaian pengerjaan masih terbilang minim, dia meyakini pengerjaan rehab drainase itu tidak libas deadline.
Selain itu, lanjut Khairil, dari belasan paket yang sudah berkontrak, masih 8 drainase yang pengerjaannya mulai digarap, baik paket rehab ataupun paket pengerjaan baru. Sementara empat paket yang sudah berkontrak lainnya, belum dilakukan pengerjaan sama sekali. Sebab masih menunggu pencairan uang muka.
“Harusnya minggu ini memang sudah mulai pengerjaan, beberapa sudah ada yang mendatangkan material,” tutupnya. (nur/zul)





