KABAR MADURA | Empat proyek pembangunan puskesmas pembantu (Pustu) di bawah naungan Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Sampang mulai dikerjakan.
Total anggaran pembangunannya mencapai Rp3.163.112.000, yang bersumber dari APBD Pemkab Sampang melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2025. Setiap Pustu dianggarkan Rp790.778.000.
Pembangunan tersebut meliputi Pustu Desa Sogiyan yang dikerjakan CV Permadani Indah, Pustu Desa Gersempal dikerjakan Putra Amin, Pustu Desa Taddan digarap Citra Aksi Agro, serta Pustu Desa Rabasan dikerjakan oleh CV Karya Kejora.
Wakil Ketua DPRD Sampang Mohammad Iqbal Fatoni menegaskan, pelaksana proyek harus mengutamakan kualitas, bekerja sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB), dan diselesaikan tepat waktu.
Pria yang kerap disapa Bung Fafan itu pun mengingatkan, setiap proyek yang dibiayai negara harus dipertanggungjawabkan, demi memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Pengawasan dari dinas terkait dan konsultan pengawasnya harus dimaksimalkan, jangan sampai pekerjaannya asal-asalan,” pinta politisi muda Fraksi PPP ini, Kamis (14/8/2025).
Bung Fafan juga mendorong masyarakat ikut mengawasi pembangunan di desanya masing-masing.
“Manakala ditemukan adanya indikasi penyimpangan dalam pelaksanaan proyek pustu ini, segera lapor ke dinas terkait atau ke DPRD Sampang,” ujarnya.
Sementara Plt Kepala Dinkes KB Sampang Dwi Herlinda Lusi Harini mengatakan, masa pelaksanaan proyek ditetapkan selama 90 hari.
“Kami sudah mengingatkan dan meminta agar pihak pelaksana bekerja sesuai RAB, mengutamakan kualitas, dan selesai tepat waktu,” tegasnya. (sub/din)





