KABAR MADURA | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep berkomitmen menjadikan Pilkada Sumenep 2024 berkualitas. Untuk itu, berbagai persiapan telah dilakukan, salah satunya adalah rapat koordinasi (rakor) tentang kesiapan laporan pelaksanaan simulasi pemungutan dan penghitungan suara.
Sasaran rakor adalah panitia pemungutan suara (PPS) dan kelompok penyelenggara pemungutan suara dan penghitungan surat suara (KPPS) se-Sumenep.
Ketua KPU Sumenep Nurussyamsi mengatakan bahwa guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungannya, maka pihaknya harus aktif mengontrol dan memberikan masukan-masukan menjelang pelaksanaan Pilkada Sumenep.
“Kami ingin pelaksanaan lancar semua, penyelenggara mengerti, dan tidak ada kendala teknis apapun nantinya,” kata dia.
Dia melanjutkan, selain itu, tujuan rakor tersebut untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan KPPS dalam menjalankan tugas mereka. Terutama di bidang laporan dan penghitungan surat suara.
Artinya, untuk penghitungan surat suara ini memang harus benar-benar dipahami. Termasuk surat suara yang sah dan jumlah yang pemilih yang ada harus benar-benar sesuai nantinya.
Sehingga diharapkan dengan kegiatan tersebut, para penyelenggara dapat menjalankan tugas sesuai prosedur yang berlaku. Artinya, setelah mendapatkan pembekalan, mereka memahami tugas dan fungsi masing-masing saat pemungutan suara berlangsung, sehingga pelaksanaan pilkada berjalan lancar.
“Pokoknya persoalan teknis ini memang menjadi prioritas kami untuk terus dikoordinasikan, kami tidak ingin ada kesalahan yang itu datangnya dari penyelenggara,” imbuhnya.
Nurussyamsi juga mengimbau, sebanyak 13.797 KPPS yang bertugas di 1.971 TPS dapat bekerja sesuai ketentuan atau regulasi yang ada, sehingga tidak ada persoalan-persoalan dalam pelaksanaan nantinya. (ara/ong)





