KABAR MADURA | Institut Darul Ulum Banyuanyar (IDB) Pamekasan terus berupaya memperkuat kapasitas mahasiswa di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Salah satunya dengan menghadirkan Jurnalis Kabar Madura Pamekasan, Khoyrul Umam Syarif, sebagai narasumber dalam kegiatan Pembinaan Mahasiswa Penerima KIP bertema Literasi Digital, Strategi dan Implementasi, Minggu (10/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai III IDB Pamekasan itu diikuti mahasiswa penerima beasiswa KIP sebagai bagian dari pembinaan agar mahasiswa mampu menghadapi tantangan era digital secara bijak dan produktif.
Dalam pemaparannya, Umam Syarif menekankan pentingnya literasi digital bagi generasi muda, khususnya mahasiswa, agar tidak hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang bermanfaat.
“Mahasiswa hari ini tidak cukup hanya aktif di media sosial, tetapi harus mampu menjadi generasi produktif yang bisa memanfaatkan teknologi untuk belajar, berkarya, dan memberi manfaat kepada masyarakat,” ujarnya.
Kepala Biro Kabar Madura Pamekasan itu juga mengingatkan mahasiswa agar waspada terhadap berbagai dampak negatif dunia digital, mulai dari penyebaran hoaks, cyberbullying, kecanduan media sosial, hingga maraknya judi online yang kini menyasar generasi muda. Menurutnya, mahasiswa harus mampu menjadi agen perubahan sekaligus teladan dalam penggunaan media digital yang sehat dan beretika.
“Literasi digital harus terus ditekuni oleh mahasiswa, agar mampu mengedukasi masyarakat, apalagi mahasiswa lekat dengan tugasnya yakni sebagai agen of change,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Rektor II IDB Pamekasan Samsul menyampaikan, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen kampus dalam membentuk mahasiswa yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa meninggalkan karakter dan nilai moral.
“Literasi digital menjadi kebutuhan penting saat ini. Kami berharap mahasiswa penerima KIP tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan dan etika dalam memanfaatkan teknologi digital,” terangnya.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta yang aktif berdiskusi mengenai tantangan dan peluang pemanfaatan teknologi digital di kalangan mahasiswa. (nur/zul)






