KABAR MADURA | Islamic Boarding School Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning (IBS PKMKK) Pamekasan menggelar kegiatan silaturahim wali santri dengan tema “Etika kepada Guru”, Sabtu (27/7/2025). Ratusan wali santri dari berbagai daerah hadir langsung di halaman utama pesantren untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang menekankan pentingnya adab, etika, dan disiplin dalam menuntut ilmu.
Kegiatan ini diisi dengan pembacaan tahlil bersama dan pemaparan dari jajaran pimpinan IBS PKMKK. Direktur Utama IBS PKMKK, Dr. KH. Achmad Muhlis, dalam sambutannya, menyampaikan pesan kuat terkait landasan utama dalam menuntut ilmu.
“Mencari ilmu dengan belajar, berkah ilmu dengan mengabdi, manfaatnya ilmu melalui taat,” tegasnya di hadapan para wali santri.
Dia juga menekankan pentingnya kedisiplinan dalam proses pendidikan yang diterapkan di lingkungan pesantren.
“Target yang tidak terpenuhi target oleh santri adalah pelanggaran, setiap pelanggaran ada sanksi, setiap sanksi pasti memunculkan resistensi,” tambah KH. Muhlis.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari perilaku serta nilai-nilai pengabdian yang tertanam pada diri santri.
Dukungan orang tua menjadi sorotan utama dalam acara ini. Wakil Direktur IBS PKMKK, Dr. KH. Mohammad Holis, menegaskan bahwa sinergi antara pihak pesantren dan wali santri merupakan faktor penting dalam keberhasilan pendidikan karakter.
“Dukungan penuh dari wali santri adalah kunci untuk mencapai target tersebut,” ujarnya.
Antusiasme wali santri terhadap program pendidikan IBS PKMKK juga tercermin dari jumlah santri baru inden untuk tahun 2026 yang sudah mencapai 46 calon santri, meski tahun ajaran baru belum dimulai.
Acara juga diisi sesi dialog interaktif, yang memberi ruang bagi wali santri untuk menyampaikan pertanyaan, masukan, dan aspirasi secara langsung. Sebagai tindak lanjut, dibentuk Paguyuban Wali Santri, yang akan menjadi wadah kolaborasi orang tua dan pesantren dalam membina dan mengawal proses pendidikan anak-anak mereka.
Bagi wali santri yang tidak bisa hadir secara langsung, acara ini disiarkan melalui kanal YouTube resmi IBS PKMKK sebagai bentuk keterbukaan informasi.
Kegiatan ini menjadi momen penting bagi IBS PKMKK untuk menegaskan kembali orientasi pendidikannya: membentuk santri yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter dan berakhlak. Di tengah perkembangan zaman yang kerap mengabaikan nilai-nilai dasar pendidikan, IBS PKMKK menempatkan etika dan disiplin sebagai fondasi utama pembentukan generasi masa depan. (rul/nam)





