KABAR MADURA | Menjelang kick-off Super League 2025–2026 yang dijadwalkan pada 8 Agustus mendatang, manajemen Madura United menggelar forum konsolidasi bersama kelompok suporter.
Dalam pertemuan itu, salah satu topik utama yang dibahas adalah pengurangan kapasitas Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan usai direnovasi, seiring penerapan sistem single seat.
Perwakilan Manajemen Madura United, Zia Ul Haq, mengatakan, berdasarkan data dari Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan, kapasitas SGMRP saat ini hanya mencapai 7.614 penonton. Jumlah itu menyusut hampir 50 persen dibandingkan kapasitas sebelumnya yang tercatat lebih dari 14.300 penonton.
Meski kapasitas berkurang signifikan, manajemen Madura United tetap berharap dukungan dari kelompok suporter Madura Bersatu tidak menyusut. Sebagai bentuk komitmen, pihak manajemen juga telah menyiapkan skema khusus pembagian kapasitas untuk suporter.
“Pembagian tiket antara komunitas suporter 40 persen dari total kapasitas di tribun ekonomi,” terang Zia dalam forum tersebut, Kamis (31/7/2025).
Dijelaskan Zia, dari total 7.614 kursi di SGMRP, sebanyak 1.164 kursi diperuntukkan bagi tamu VIP, 250 kursi untuk VVIP, dan 25 kursi untuk undangan khusus. Artinya, hanya tersisa 6.175 kursi untuk tribun ekonomi.
Namun, kapasitas tribun ekonomi tersebut masih harus melalui proses risk assessment dari pihak kepolisian. Penilaian ini akan menentukan jumlah kursi yang benar-benar boleh ditempati oleh penonton saat pertandingan berlangsung.
“Bisa saja nanti kapasitas untuk tribun ekonomi yang tersisa 6.175 kursi itu berkurang, hasil rekomendasi dari kepolisian hanya boleh ditempati 70 persen dari kapasitas itu, atau sekitar 4.000 penonton,” jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, Perwakilan Suporter K-Conk Mania, Mimit Tirmidzi, menegaskan pentingnya konsistensi manajemen Madura United dalam menerapkan kebijakan yang sudah disepakati bersama kelompok suporter.
Mimit menyebut, kelompok suporter Madura United, seperti K-Conk Mania, Tretan Dhibi’, Trunojoyo Mania, Ultras Madura, Pecot Mania, dan lainnya, akan tetap konsisten mendukung Madura United dalam setiap laga yang dijalani.
“Kami hanya minta manajemen konsisten atas kebijakan yang ditetapkan dari awal, mau itu tentang kapasitas maupun harga tiket untuk suporter, kami harap konsisten dan tidak berubah-ubah di kemudian hari,” pungkasnya. (pin/zul)





