KABAR MADURA-Keberadaan stasiun pasang surut Indonesia Tsunami Early Warning System (InaTEWS) di Pelabuhan Taddan Camplong Sampang dievaluasi oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) Direktorat Sistem Referensi Geospasial (DSRG) dengan melakukan kunjungan lapangan, Rabu (22/11/2024).
Kepala BIG Muh Aris Marfai mengatakan, kunjungan lapangan itu untuk lebih memahami proses bisnis penyediaan data pasang surut. Keberadaan stasiun pasang surut yang dikelola BIG itu, selain dimanfaatkan untuk penyediaan referensi vertikal dalam pemetaan, juga berguna dalam mendukung InaTEWS.
“Dalam kegiatan kunjungan ini, BIG memberikan penjelasan terkait peralatan yang ada di stasiun pasang surut, beserta fungsinya, untuk menjaga keberlangsungan data pasang surut,” ungkap Kepala BIG, Muh Aris Marfai dalam keterangan pres rilisnya.
Selain itu, juga dilakukan simulasi pengukuran GNSS dan levelling TKG pasang surut untuk pemutakhiran sistem referensi vertikal. Harapannya, dari kunjungan lapangan tersebut, dapat menjadikan mitra pengguna/praktisi lintas sektor, baik pusat maupun daerah, dan para akademisi dapat memahami proses bisnis dalam penyediaan data pasang surut di BIG.
Dalam kunjungan lapangan itu, hadir pula Plt. Direktur SRG BIG Bayu Triyogo Widyantoro, mitra pengguna/praktisi lintas sektor seperti BMKG, BNPB, Pusat Hidro Oseanografi TNI Angkatan Laut (PushidrosAL), Kemen-PPN/Bappenas.
Kemudian juga ada mitra pengguna di daerah perwakilan di Jawa Timur, seperti Dinas Perhubungan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, serta perwakilan akademisi dari universitas di Jawa Timur. (sub/waw)





