Kejari Pamekasan Kritik Pelaksanaan MBG: Menu Makanan Menoton!

Pendidikan153 views

KABAR MADURA | Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Barurambat Kota (Barkot) 1 Pamekasan menuai kritikan. Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat menyoroti porsi hingga menu makanan yang diberikan ke siswa yang perlu dievalusi.

Hal tersebut mencuat saat Plh Kepala Seksi Intelijen Kejari Pamekasan Ahmad Iriyanto Sudaryono melakukan monitoring ke sekolah tersebut, bersamaan dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional ke-117, Selasa (20/5/2025).

Menurutnya, program MBG di sekolah tersebut telah berjalan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Namun, dia menilai masih ada beberapa hal yang perlu dievaluasi dalam penyajian makanan kepada siswa.

“SOP sudah dilakukan, tapi ini program dari pemerintah, maka harus ada pergantian menu, supaya tidak bosan anak-anak. Temuan saya, menu monoton. Jadi, harus ada perubahan menu,” paparnya.

Baca Juga:  Dua Remaja Asal Waru Pamekasan Tewas saat Kecelakaan Tunggal di Jalur Tagangser Daya

Selain itu, tambah Irianto, porsi makanan juga harus dibenahi, yakni disesuaikan dengan kebutuhan anak. Tujuannya, agar program MBG lebih objektif dan profesional.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Ahmad Iriyanto juga menekankan pentingnya aspek perlindungan dan perhatian terhadap anak-anak dalam pelaksanaan program MBG.

“Jadi adanya program ini bisa optimal dan bagus,” ujarnya.

Anak-anak harus merasa terlindungi dengan adanya program MBG. Pihaknya berharap program ini bisa membantu meringankan beban orang tua sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak.

Baca Juga:  Satgas dan DPRD Pamekasan Bakal Dalami Dugaan Selisih Menu MBG 3B di Kertagena Tengah

Terpisah, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pamekasan Nurul Hidayat menyangkal adanya menu monoton yang diberikan kepada 562 siswa di SDN Barkot 1 itu. Pasalnya, setiap hari berganti sajian makanan yang diberikan. Terlebih berdasarkan arahan dari ahli gizi yang turut andil dalam program tersebut.

“Kalau menu setiap hari ganti, dari lauk, sayur, kalau nasi memang sering nasi putih. Cuma kemarin pernah nasi goreng,” terangnya. (rul/nam)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *