KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Sedikitnya dibutuhkan tambahan 15 petugas haji untuk pemberangkatan tahun 2024. Tambahan petugas lantaran keberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) berjumlah tiga kelompok terbang (kloter). Sehingga untuk seleksi petugas harus dilaksanakan tahun ini. Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan Mawardi, Kamis (7/12/2023).
Menurutnya, pelaksanaan seleksi petugas haji akan dilakukan secara terpusat melalui pendaftaran secara online. Bahkan penambahan Sumber Daya Manusia (SDM) atau petugas haji mengacu pada pelaksanaan haji tahun ini. Yakni, setiap kloter akan ada 5 petugas. Rinciannya, 3 petugas berasal dari tenaga kesehatan (nakes) dan dua orang dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Kemenag RI.
“Kebutuhannya itu 15 petugas haji, kalau mengikuti formasi tahun lalu, kalau tidak ada pengurangan petugas haji,” ujarnya kepada Kabar Madura.
Pihaknya menuturkan, saat ini tahapan rekrutmen sedang berlangsung. Hanya saja, internal instansinya tidak memiliki kewenangan untuk menerima salah satu pendaftar. Sebab rekrutmennya terpusat dengan sistem yang dikoordinir oleh Kemenag RI. Secara umum internal instansinya hanya memiliki kewenangan mempersiapkan lokasi dan teknis lainnya. Sedangkan untuk pelaksanaannya maupun hasil merupakan kewenangan dari Kemenag RI.
“Intinya, bagi pendaftar yang memang memiliki penilaian tinggi tes, maka cukup layak untuk menjadi petugas haji. Pendaftarannya sudah mulai tanggal 5 Desember kemarin, hingga tanggal 12 Desember ini, kemudian tesnya tanggal 14 Desember,” tuturnya.
Ditegaskan, hingga saat ini belum bisa membeberkan jumlah pendaftar petugas haji. Sebab sistem pendaftaran dikendalikan oleh Kemenag RI. Namun, pada saat seleksi akan digelar biasanya ada keputusan di setiap daerah. Terutama mengenai jumlah pendaftar dan lainnya. “Jadi kami belum tau, siapa saja yang sudah mendaftar, ada berapa saja, nanti baru tanggal 12 Desember biasanya rekapnya dikirim ke kami,” tegasnya.
Pewarta: Khoyrul Umam Syarif
Redaktur: Totok Iswanto





