KABAR MADURA | Ketersediaan sumber air PDAM Pamekasan terbilang minim. Saat ini, hanya ada 25 sumber air yang tersebar di tujuh kecamatan. Sementara enam kecamatan lainnya, tidak ada sumber air. Bahkan, jumlah sumber air di sebagian kecamatan tidak sebanding dengan jumlah pelanggan di kawasan tersebut.
Direktur Perumdam Tirta Jaya Pamekasan Syamsul Arifin melalui Kabag Teknik Mohammd Musowwir mengatakan bahwa jumlah pelanggan yang terdata saat ini tembus 13.500. Salah satunya tersebar di Kecamatan Pademawu dengan 4.029 pelanggan. Sementara ketersediaan sumbernya, hanya ada satu sumber.
“Ada juga yang jumlah pelanggannya sedikit, tapi sumber airnya lumayan, seperti di Kecamatan Proppo. Sumber airnya 3, sementara jumlah pelanggannya hanya 210. Tapi ada juga yang imbang, seperti di Kecamatan Kota. Sumbernya 10, pelanggannya 5.598,” tuturnya, Selasa (7/1/2025).
Akibat minimnya sumber air tersebut, pasokan air tidak stabil, utamanya di Kecamatan Pademawu. Antisipasinya, kata Musowwir, pihaknya telah mengajukan penambahan sumber air di tahun ini. Sementara, hanya ada satu sumber air tambahan yang diproyeksikan. Hal itu dilakukan guna mengoptimalkan layanan kepada masyarakat.
Selain minim sumber air, pasokan air yang tidak stabil tersebut dikarenakan faktor lain, seperti pemadaman listrik. Sehingga, pihaknya juga perlu mengantisipasi. Upaya tersebut, seperti pemenuhan genset di sejumlah sumber air secara bertahap. “Kalau kenaikan tarif tidak ada, tapi tahun ini targetnya pemasangan water meter,” tutupnya. (nur/din)
Jumlah sumber air PDAM Pamekasan
Kecamatan Kota: 10 sumber
Tlanakan: 6 sumber
Proppo: 3 sumber
Pademawu: 3 sumber
Galis: 1 sumber
Blimbungan; 1 sumber
Pasean: 1 sumber
Total sumber air: 25
Total pelanggan: 13.500





