Ketua PWI Pamekasan: Pers Dapat Menyatukan sekaligus Bisa Meretakkan Bangsa!

News49 views

KABAR MADURA | Media massa atau pers memiliki peran penting sebagai pemersatu bangsa dengan menyajikan berita yang akurat, berimbang, dan sesuai kode etik jurnalistik.

Hal itu disampaikan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan, Hairul Anam, Kamis (21/8/2025).

Dijelaskan, peran pers dapat di atas derajat malaikat bila hadir mencerahkan. Namun, derajatnya dapat di bawah iblis bila produk-produk jurnalistik yang dihadirkannya justru menyesatkan.

“Kategori pers menyesatkan ialah bila produknya melabrak UU Pers Nomor 40 Tahun 1999,” terangnya.

Alumnus Pascasarjana UIN Madura itu menyatakan, media massa merupakan wadah atau sarana bagi wartawan untuk berkarya dan menyalurkan informasi kepada masyarakat. Karena itu, penting bagi perusahaan pers dan wartawan untuk bertindak profesional.

Di sisi lain, kata jebolan Universitas Annuqayah itu, media massa juga berpotensi meretakkan bangsa jika tidak dikelola secara profesional. Proses reportase yang tidak berpijak pada kode etik jurnalistik, maka karya yang dihasilkan berpotensi meretakkan bangsa.

“Media massa harus profesional menghadirkan produk jurnalistik yang akurat, berimbang, dan tidak beritikad buruk sebagaimana tertera di pasal 1 kode etik jurnalistik. Kode etik jurnalistik ini menjadi pijakan utama agar spirit pemersatu bangsa dapat tercapai melalui kehadiran media massa,” ucapnya.

Baca Juga:  Sinergi PWI Pamekasan dan Pelukis Budi Hariyanto, Legislator Jatim: Seniman Adalah Penjaga Peradaban

Anam mengingatkan pegiat media massa untuk menaati pedoman pemberitaan ramah anak dan pedoman pemberitaan media siber, guna menghindari pemberitaan yang menyesatkan.

“Media massa profesional menghadirkan karya jurnalistik yang mencerahkan, dan membuat hidup masyarakat semakin harmonis,” tukasnya. (rul/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *