Komisi I DPRD Pamekasan Akui Sering Terima Aduan Pekerjaan JUT Buruk

News154 views

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Realisasi program Jalan Usaha Tani (JUT) di beberapa desa mulai mendapat sorotan wakil rakyat. Proyek dengan anggaran Rp30 miliar yang terbagi beberapa paket ini bersumber dari Dana Bagi Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun ini. Namun realisasi di lapangan cukup menuai keluhan. Hal ini diungkapkan Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Ali Masykur, Kamis (8/11/2023).

Dia mengaku, secara umum tidak mengetahui secara pasti mengenai program tersebut. Hanya saja, sering menerima aduan dari masyarakat mengenai hasil pekerjaan JUT. Sesuai keterangan dari warga, program JUT dikerjakan asal-asalan atau tidak sesuai rencana anggaran biaya (RAB). Sehingga hasil pekerjaan cepat rusak.

“Kemungkinan besar mengurangi campuran bahan-bahan yang digunakan untuk membangun JUT. Kami akan cek ke lapangan, jika memang benar faktanya demikian, maka kami akan panggil dinas terkait,” ujarnya kepada Kabar Madura.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan Nulo Gartijo mengaku, tidak mengetahui adanya program tersebut. Sebab baru menjabat sebagai Plt. Bahkan masih sebulan menduduki jabatan di DKPP. Sehingga kemungkinan besar, program JUT direalisasikan sebelum menjabat sebagai Plt.

“Mengenai proyek JUT saya tidak tau, saya menjabat disini baru sebulan. Sedangkan proyek itu direalisasikan  oleh kadis sebelumnya,” responnya.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Pewarta: Moh. Farid

Redaktur: Totok Iswanto

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *